Firman Yang Membuat Kesembuhan

ReMAKA: Renungan Malam Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Yeremia 30:1-24

RHEMA HARI INI
Yeremia 30:17a Sebab Aku akan mendatangkan kesembuhan bagimu, Aku akan mengobati luka-lukamu, demikianlah firman TUHAN,

Vino adalah pemuda dengan semangat kuat dalam pelayanan di gerejanya. Selagi kerja, ia juga sudah membuka komsel dan sering pelayanan di dalam maupun di luar gereja. Namun tiba-tiba ia terserang penyakit langka yang membuat otot-otot di kakinya menjadi lemas. Awalnya ia merasa kecapaian, tetapi ototnya itu terus melemas hingga ia tidak dapat berjalan. Setahun berlalu, kini Vino hanya berjalan menggunakan kursi roda. Hal itu membuat apinya padam, ia yang semula penuh semangat, kini hanya bisa tersenyum loyo. Ia menjadi tertutup dan tidak pernah ke gereja lagi. Dulunya aktif pelayanan, sekarang tidak mau lagi melayani. Perasaan kecewanya membuat dirinya jauh dari Tuhan.

Bersyukur, teman baiknya yang bernama Doni tergerak untuk membawa Vino kembali bersemangat. Doni menerima rhema firman Tuhan melalui ibadah raya bahwa penyakit apapun bisa disembuhkan oleh bilur Yesus yang berkuasa. Ia pun segera ke rumah Vino untuk menceritakan hal itu. Doni berkata, “Yesus akan memberikan kesembuhan, Ia akan memulihkan kembali kesehatanmu, Vin!” Saat Doni mengatakan itu, Vino meneteskan air mata. Tak terasa setahun ini ia sudah jauh dari Tuhan. Ia pun meminta Doni membawanya ke gereja untuk menyembah Tuhan. Sejak itu, Vino kembali ke gereja dan aktif melakukan pelayanan. Suatu kali ketika ia melayani untuk mendoakan seorang bapak tua, Vino secara tiba-tiba dapat berdiri dan menopang bapak tua yang rebah karena terjamah Roh Kudus itu. Saat itu, Vino sangat bersyukur sebab Ia telah disembuhkan dan dapat menjadi alat Tuhan yang berguna untuk orang lain.

Kuasa firman sanggup melakukan mujizat dalam hidup kita. Vino yang hari-harinya dulu banyak diisi dengan kesedihan serta kekecewaan, namun ketika ia kembali beribadah di gereja, hari-harinya terus diisi dengan firman Tuhan, dan firman Tuhan itulah yang membangkitkannya untuk menerima mujizat kesembuhan dari Tuhan. Hari ini, janganlah mengarahkan telinga kita kepada perkataan negatif yang bisa melemahkan hati kita, tapi arahkanlah telinga kita kepada kebenaran firman Tuhan, maka kuasa mujizat Tuhan akan menjadi nyata atas hidup kita.

RENUNGAN
ARAHKAN TELINGA kita kepada UCAPAN TUHAN, sebab FIRMANLAH yang membuat KESEMBUHAN TERJADI.

APLIKASI
1. Apakah saat ini Anda sudah mengarahkan telinga anda kepada apa yang diperintahkan Tuhan?
2. Jika belum apa yang menghalangi Anda untuk terus bisa menerima firman Tuhan?
3. Apa komitmen Anda untuk terus bisa mendengar ucapan Tuhan?

DOA UNTUK HARI INI
“Ya Bapa terima kasih atas perkenanan-Mu hari ini. Ajar kami untuk terus selalu mengandalkan Engkau dalam segala situasi di hidup kami. Tolong kami untuk terus mencenderungkan telinga roh kami untuk mendengar firman yang daripada Engkau sendiri. Dalam nama Yesus kami sudah berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.