Fungsi Keluarga Rohani

Renungan Keluarga Allah
Kamis, 23 Juni 2016

BACAAN HARI INI

Efesus 5:22-33

RHEMA HARI INI

Efesus 5:30 karena kita adalah anggota tubuh-Nya.

Alkisah ada seorang anak yang tertidur setelah menikmati makanannya. Sementara ia tertidur, anggota-anggota tubuhnya mulai mengadakan rapat. Mereka hendak membicarakan siapa yang baru saja memberikan kontribusi terbesar bagi tubuh si anak. “Tentu saja aku,” ujar perut dengan bangga, “Tanpa aku yang mencerna makanan, nutrisi tidak dapat disalurkan ke seluruh tubuh.” Mulut tidak dapat menerimanya, “Tapi akulah yang mengunyahnya, selain itu, tanpa aku, tubuh tidak dapat merasakan nikmatnya makanan.” Tangan pun membuka suaranya, “Akulah yang berperan untuk menyuapkan makanan kepadamu, mulut.” “Dan aku yang berlari untuk mengejar si abang jualan,” sambar kaki. Mata pun tidak mau kalah, “Ya, tanpa aku, kau tentu tidak dapat melihat ke mana kau berlari.” Untuk beberapa saat lamanya, mereka saling sibuk berdebat. Mendengarkan itu semua, akhirnya telinga berucap, “Jangan lupa, siapa yang mendengar seruan ‘Bakso! Bakso!’ dari dalam rumah?”

Sama seperti setiap anggota tubuh yang memiliki fungsi yang berbeda, tetapi saling mendukung untuk mencapai suatu tujuan, demikian juga dengan setiap dari kita sebagai anggota tubuh Kristus. Ketika kita diciptakan, Tuhan sudah menentukan kita untuk melakukan tugas yang berbeda-beda. Kita tidak dapat menolak keberadaan anggota tubuh lainnya. Fungsi kita tidak akan pernah menjadi lengkap jika kita berdiri sendirian. Kita perlu bekerja sama dengan anggota lainnya untuk melakukan pekerjaan-Nya.

Sebagai makhluk sosial, dari sejak lahir, keluarga sangat berperan besar dalam proses pertumbuhan kita, sehingga kita menjadi seorang manusia yang dewasa. Hal ini bukan hanya berlaku secara jasmani, tetapi juga secara rohani. Itu sebabnya kita butuh untuk tinggal dalam keluarga rohani. Tempat di mana kita bisa saling memperhatikan, saling mendoakan, saling menguatkan, saling memberkati, saling menasihati dan saling membangun sebagai anggota-anggota keluarga Allah. Dengan demikian manusia roh kita dapat bertumbuh semakin dewasa. Agar kita pun dapat mengambil bagian dalam pekerjaan Kerajaan Allah serta berbuah lebat dalam kehidupan kerohanian kita. (MV.L)

RENUNGAN

Tuhan tidak pernah menciptakan ‘Kristen independen.’ Tuhan menciptakan kita sebagai BAGIAN DARI KELUARGA ALLAH.

APLIKASI

  1. Menurut Anda, pentingkah untuk memiliki keluarga rohani? Kenapa?
  2. Bagaimana hubungan Anda keluarga rohani Anda selama ini?
  3. Apa langkah yang dapat Anda ambil untuk mulai saling membangun dengan para anggota keluarga Allah di mana Anda ditempatkan?

DOA UNTUK HARI INI

“Terima kasih Tuhan karena Engkau telah menyadarkan kami tentang betapa pentingnya untuk memiliki keluarga rohani. Biarlah kami semakin bertumbuh di mana pun Engkau menempatkan kami. Mampukan kami untuk dapat saling mendukung satu sama lain dengan anggota-anggota keluarga rohani kami yang lainnya. Jadikan kami bagian dari keluarga Allah yang dapat menyenangkan hati-Mu, ya, Bapa.
Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

BACAAN ALKITAB SETAHUN

Kisah 9-10