Hal Kecil Yang Mendatangkan Kebahagiaan

Renungan Keluarga Allah
Jumat, 29 Juli 2016

BACAAN HARI INI
Roma 14:1-23

RHEMA HARI INI
Roma 14:19 Sebab itu marilah kita mengejar apa yang mendatangkan damai sejahtera dan yang berguna untuk saling membangun.

Seorang anak bertengkar hebat dengan ibunya dan meninggalkan rumah. Saat berjalan meninggalkan rumah, ia baru menyadari bahwa ia sama sekali tidak membawa uang. Ia melewati sebuah kedai bakmi. Ia ingin sekali memesan semangkok bakmi karena lapar. Pemilik kedai bakmi melihat anak itu berdiri cukup lama di depan kedainya lalu bertanya, “Nak, apakah engkau ingin memesan bakmi?”
“Ya, tetapi aku tidak membawa uang,” jawab anak itu dengan malu-malu. “Tidak apa-apa, kamu tidak perlu membayar,” jawab si pemilik kedai. Anak itu segera makan. Kemudian air matanya mulai berlinang. “Ada apa Nak?” tanya si pemilik kedai. “Tidak apa-apa, aku hanya terharu karena seorang yang baru kukenal memberi aku semangkuk bakmi sedangkan ibuku sendiri setelah bertengkar denganku, mengusirku dari rumah. Kau seorang yang baru kukenal tetapi begitu peduli padaku…” Pemilik kedai itu tersenyum arif dan berkata, “Nak, mengapa kau berpikir begitu? Renungkan hal ini, aku hanya memberimu semangkuk bakmi dan kau begitu terharu… Ibumu telah menghidangkan ratusan mungkin ribuan mangkuk bakmi, nasi, sayur, dll sampai kamu dewasa, dan kamu tidak merasa terharu? Seharusnya kamu berterima kasih kepadanya…” Anak itu kaget mendengar hal tersebut. “Mengapa aku tidak berpikir tentang hal itu? Untuk semangkuk bakmi dari orang yang baru kukenal aku begitu berterima kasih, tetapi terhadap ibuku yang memasak untukku selama bertahun-tahun, aku bahkan tidak peduli.”

Anak itu segera menghabiskan bakminya lalu ia menguatkan dirinya untuk segera pulang. Begitu sampai di ambang pintu rumah, ia melihat ibunya dengan wajah letih dan cemas berdiri di dekat pintu. Ketika melihat anaknya, kalimat pertama yang keluar dari mulutnya adalah: “Nak, kau sudah pulang, cepat masuk, aku telah menyiapkan makan malam.” Mendengar hal itu, si anak tidak dapat menahan tangisnya dan ia menangis serta memeluk ibunya.

Kadang kita mungkin akan sangat berterima kasih kepada orang lain untuk suatu pertolongan kecil yang diberikannya pada kita. Namun kepada orang yang sangat dekat dengan kita (keluarga) khususnya orang tua kita, kita sering melupakannya begitu saja. Mungkin Ilustrasi ini sering Anda dengar, tetapi sekali lagi kita diingatkan untuk selalu mengucapkan terimakasih dengan tulus kepada orang – orang di sekitar kita khususnya keluarga kita.

RENUNGAN
Mengucapkan TERIMA KASIH UNTUK HAL-HAL KECIL akan mendatangkan KEBAHAGIAAN BESAR dalam keluarga kita.

APLIKASI
1. Hanya dengan ucapan “terimakasih” sebuah hubungan yang rusak bisa dipulihkan. Sejauh mana dan hal apa yang membuat Anda mengucapkannya kepada keluarga dekat Anda?

DOA UNTUK HARI INI
Bapa yang baik, lembutkan hatiku untuk senantiasa selalu bisa mendatangkan kebahagiaan besar dalam keluargaku dengan hal – hal sederhana namun berarti. Dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa…Amin

BACAAN ALKITAB SETAHUN
2 Timotius