Bekerja Adalah Bagian Perjanjian Berkat Allah

ReSIKA: Renungan Siang Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Kolose 3:18-25

RHEMA HARI INI
Kolose 3:23-24 Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia. Kamu tahu, bahwa dari Tuhanlah kamu akan menerima bagian yang ditentukan bagimu sebagai upah. Kristus adalah tuan dan kamu hamba-Nya.

Tuhan senang dengan anak-anakNya yang suka menabur, namun apakah dengan menabur kemudian kita bermalas-malasan tidak bekerja? Apakah tuaian itu akan datang dengan sendirinya? Tuhan senang dengan anak-anakNya yang rajin bekerja. Setelah kita menabur maka kita harus memperjuangkan tuaian dengan sukacita. Kita harus bekerja dengan hikmat. Sekalipun berkat itu sudah disediakan bagi kita, namun jika kita tidak memperjuangkannya, malas bekerja, dan tidak mau bergerak, maka berkat itu tidak akan kita tuai.

Jika kita perhatikan petani, mereka sangat luar biasa. Sebelum menabur benih, mereka mengolah tanahnya dengan membajak. Kemudian setelah benih ditabur, taburan benih itu dijaga hingga tumbuh tunas dan terus dipelihara dan diberi pupuk. Taburan benih yang sudah bertunas itu akan terus bertumbuh menjadi tanaman yang subur dengan harapan akan menghasilkan buah yang berlipat dari setiap benih yang ditabur. Demikian halnya dengan peternak. Peternak pasti akan merawat pejantan dengan baik, dengan memberi makanan dengan asupan nutrisi yang baik supaya benihnya juga baik dan sehat. Calon indukan juga akan diberi asupan nutrisi yang baik supaya nanti bila dibuahi pejantan maka bisa menghasilkan anakan yang baik dan dalam jumlah yang banyak.

Bila kita sudah menabur di ladangNya Tuhan, maka kita harus menjaganya dengan hidup kudus di hadapan Tuhan. Selalu menyediakan waktu dengan Tuhan untuk saat teduh. Dan tidak lupa kita juga harus terus bekerja dengan penuh sukacita dan hikmat dari Tuhan. Sebab bekerja adalah salah satu bagian terpenting dalam perjanjian berkat Allah. Bahkan sesungguhnya, apapun jenis pekerjaan yang kita lakukan, jika kita mengerjakannya seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia, maka pekerjaan kita itu terhitung sebagai ibadah kita kepada Tuhan. Saat itulah Tuhan akan memberikan tuaian secara ajaib bagi hidup kita.

RENUNGAN
Tuhan tidak suka dengan pemalas; BEKERJA adalah salah satu BAGIAN TERPENTING dalam PERJANJIAN BERKAT ALLAH.

APLIKASI
1. Menurut Anda, mengapa kita harus bekerja? Apakah Tuhan tidak bisa langsung memberkati kita?
2. Jika Anda sudah menemukan alasan mengapa kita harus bekerja, bagaimanakah seharusnya sikap Anda dalam bekerja?
3. Komitmen apa yang akan Anda buat supaya melalui pekerjaan Anda hati Tuhan disenangkan?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan penuhi setiap kami anak-anakMu dengan hikmat dan semangat untuk terus bekerja dengan sukacita. Supaya kami menuai hasil taburan kami dengan penuh sukacita. Dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.