Hampiri Tahta Kasih Karunianya

BACAAN HARI INI
Ibrani 4:14-16

RHEMA HARI INI
Ibrani 4:16 Sebab itu marilah kita dengan penuh keberanian menghampiri takhta kasih karunia, supaya kita menerima rahmat dan menemukan kasih karunia untuk mendapat pertolongan kita pada waktunya.

Disebuah pelelangan barang-barang kuno terlihat sebuah dawai yang sudah rusak. Terlihat catnya yang mulai mengelupas di beberapa bagian tubuh dawai itu, kaitan senar yang sudah tidak dapat berfungsi dengan sempurna mengakibatkan suara yang dihasilkan oleh dawai itu justru terdengar menyakitkan telinga. Tidak ada satupun orang yang berminat menawar, sekalipun dawai itu sudah dipatok dengan harga yang sangat rendah. Ya, siapa yang mau membeli benda rongsokan?

Sesaat sebelum petugas lelang memasukkan kembali dawai tersebut ke dalam karung, seorang pria tua mengacungkan tangannya dan memberikan penawaran harga yang sangat tinggi kepada dawai itu. Banyak orang mencemooh dan mempertanyakan mengapa ia mau menebus dawai tersebut dengan harga yang sangat mahal. Padahal dengan sejumlah uang tersebut, pria tua itu bisa membeli dawai baru yang pastinya lebih bagus. Dengan tenang pria itu menjawab, “Aku tahu dawai ini memiliki suara yang sangat merdu. Tapi hanya aku yang bisa memperbaikinya karena aku yang membuatnya beberapa tahun yang lalu.” Dan benar, setelah ada di tangan penciptanya, dawai itu akhirnya bisa kembali mengeluarkan suara yang merdu dan indah. Hanya penciptanyalah yang paling memahami dengan detail dimana kerusakannya.

Tidakkah kisah dawai itu juga sama dengan yang kita alami? Seringkali karena kesalahan dan kebodohan kita sendiri, kita mengalami ‘kerusakan demi kerusakan’ dalam hidup ini. Tapi hari ini Tuhan mengingatkan bahwa tempat terbaik untuk memulihkan dan memperbaiki diri kita dari kesalahan yang sudah kita lakukan adalah DI TANGAN TUHAN, BUKAN DI TEMPAT LAIN. Dan sama seperti bapa dalam kisah anak bungsu yang hilang, Tuhan tidak pernah menolak ataupun mengungkit-ungkit kesalahan kita. Justru Dia akan menyambut kita, mengenakan kepada kita cincin dan jubah yang baru. Karena itu, jangan ragu. Marilah dengan penuh keberanian datang menghampiri tahta kasih karunia-Nya. Anugerah-Nya yang melimpah lebih dari cukup untuk menjadikan kita kembali menjadi manusia yang baru. Haleluya! (L.A)

RENUNGAN
Sadarilah bahwa kita adalah ANAK TUHAN yang bisa MENGHAMPIRI-NYA setiap saat untuk menerima ANUGERAH MELIMPAH.

APLIKASI
1. Apakah ada kesalahan yang Anda anggap fatal dan sangat buruk dalam hidup Anda?
2. Bagaimana Anda memandang kasih karunia Tuhan atas kesalahan-kesalahan Anda?
3. Apa komitmen Anda untuk menerima dan menghargai kasih karunia pengampunan yang sudah Tuhan berikan dalam hidup Anda?
DOA UNTUK HARI INI
Tuhan Yesus, terimakasih atas kasih karunia dan pengampunan-Mu bagi kami. Ajari kami ya, Tuhan, untuk senantiasa menyadari bahwa Engkaulah tempat yang terbaik untuk kami datang disaat kami jatuh karena kesalahan-kesalahan kami. Karena di sanalah kami dilayakkan, kami dipulihkan dan kami terus dimampukan untuk bangkit dan belajar dari kesalahan-kesalahan kami. Didalam nama Tuhan Yesus kami sudah berdoa. Amin.