Hanya Karena Anugerah Tuhan Semata

BACAAN HARI INI
Mazmur 127:1-5

RHEMA HARI INI
Mazmur 127:2 Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi dan duduk-duduk sampai jauh malam, dan makan roti yang diperoleh dengan susah payah–sebab Ia memberikannya kepada yang dicintai-Nya pada waktu tidur.

Mendung yang tebal menggantung, dan gerimis yang mulai turun membuat Vera merasa sangat malas untuk meninggalkan rumah. Padahal pagi ini seharusnya ia tugas pelayanan di gereja. Pikiran bahwa nanti juga ada teman yang menggantikan tugasnya, begitu menggoda. Tapi sebuah ayat yang mengingatkannya, membuat Vera beranjak dan mulai bersiap. Apapun yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia (Kolose 3:23). Bila sekedar untuk manusia atau bahkan gereja, Vera pasti lebih memilih untuk di rumah di pagi hari sedingin itu. Tapi pelayanan ini adalah komitmen yang ia ambil karena ia rindu membalas kasih Tuhan. Tuhan yang telah begitu baik padanya, semua pencapaian dan prestasi yang telah ia raih sampai saat ini, semua adalah anugerah Tuhan semata-mata. Vera tidak bisa dan tidak mau asal-asalan mengerjakannya.

Saat sedang ada dalam zona nyaman, kita seringkali lupa atas semua kebaikan Tuhan dalam hidup kita. Apa saja yang telah Dia kerjakan, campur tangan-Nya yang ajaib dan luar biasa jadi mengabur dalam pandangan dan ingatan kita. Padahal tanpa anugerah-Nya yang melimpah, dijamin kita akan gagal atau minimal terjebak dalam stagnasi. Keberhasilan, kesuksesan, apa adanya kita saat ini, tak lepas dari kasih karunia Tuhan. Jangan sampai karena kita lupa dari mana asal kita, roh Allah undur dan kasih karunia Tuhan dicabut dari hidup kita. Itulah yang terjadi dalam hidup Saul, saat dukungan Tuhan mulai diambil dari padanya, saat itulah masa kemunduran Saul dimulai.

Ayat rhema kita hari ini kembali mengingatkan, bahwa apapun yang kita kerjakan, susah payah dari pagi buta sampai larut malam, bekerja untuk memenuhi kebutuhan kita, adalah sesuatu yang sia-sia. Bukan berarti kita dianjurkan atau dibenarkan untuk bermalas-malasan, tapi yang mau Tuhan sampaikan adalah, apapun yang kita kerjakan akan sia-sia jika karunia dan anugerah Tuhan tidak menyertai usaha kita. Dia mengasihi kita yang selalu menyadari anugerah-Nya yang melimpah dalam hidup kita dan mau bertumbuh di dalamnya. Berkat, karunia dan dukungan-Nya bahkan telah disediakan saat kita masih tidur, dan diberikan-Nya saat kita bangun untuk bersaat teduh setiap paginya. (PF)

RENUNGAN
Sadarilah bahwa SEMUA PENCAPAIAN dan PRESTASI kita adalah semata-mata ANUGERAH TUHAN.

APLIKASI
1. Bagaimana Anda memandang pencapaian dan prestasi yang telah Anda capai saat ini? Darimana Anda memperolehnya?
2. Apa yang Anda sadari tentang anugerah Tuhan dalam hidup Anda? Bisakah Anda menyebutkannya?
3. Bagaimana cara Anda mensyukuri anugerah Tuhan yang melimpah dalam hidup Anda?
DOA UNTUK HARI INI
Tuhan Yesus, bagaimana kami hendak mengucap syukur kepada-Mu, tak akan cukup kata-kata kami untuk mengucapkannya. Segala apa yang kami punya dan apa adanya kami saat ini, semata-mata hanya karena anugerah-Mu. Jauhkanlah kiranya dari kami melupakan kebaikan-Mu, kami mau terus bertumbuh dalam anugerah-Mu. Menyenangkan hati-Mu dan berguna bagi kerajaan-Mu. Terima kasih Tuhan, di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.