Hati Yang Mengampuni

BACAAN HARI INI

Markus 11:20-26

RHEMA HARI INI

Markus 11:25 Dan jika kamu berdiri untuk berdoa, ampunilah dahulu sekiranya ada barang sesuatu dalam hatimu terhadap seseorang, supaya juga Bapamu yang di sorga mengampuni kesalahan-kesalahanmu.”

Lloyd John Ogilvie menulis dalam buku Let God Love You menceritakan, “Saat tersulit untuk bersikap lembut adalah ketika kita tahu bahwa kita benar dan seorang lain jelas-jelas salah. Namun godaan terbesar bagi kebanyakan dari kita adalah ketika seseorang mengecewakan kita dan mengakuinya, dan nasib atau kebahagiaan mereka ada dalam tangan kita, maka kita tergoda untuk terus mengungkit-ungkit kesalahannya. Baru-baru ini, seorang sahabat karib melukai saya dengan ucapan dan perbuatan. Setiap kali kami bertemu, saya hampir mulai menikmati mengungkit-ungkit sebagai yang disakiti. Upaya-upaya awalnya untuk berbaikan tertolak karena gravitasi penghakiman yang saya buat. Ia telah mengambil sebuah ide penting yang saya ceritakan kepadanya dengan kepercayaan, dan telah mengembangkannya sebagai miliknya sendiri sebelum saya mempunyai kesempatan untuk menggunakannya. Plagiarisme ide-ide itu ditambah lagi dengan penggunaan beberapa dari material tertulis saya, yang direproduksi atas namanya. Yang tersulit adalah melepaskan kejengkelan saya dan berusaha mengatasi rasa terluka saya. Akhirnya, Tuhan memberitahu saya apa yang Ia inginkan. Firman-Nya kepada saya jelas dan tak dapat disangkal, ‘Llyod, mengapa begitu penting bagimu siapa yang mendapat pujian, hanya supaya pekerjaanKu dilakukan?’ Saya melepaskan hak saya untuk menjadi hakim dan juruselamat orang ini, hak yang hanya dimiliki Tuhan…”
Ketika kita menahan pengampunan, itu tidak saja melukai orang yang kita tidak ingin ampuni, melainkan juga melukai kita. Kreativitas dan sukacita dalam kehidupan kita menjadi lumpuh. Ketika kita mengampuni, kita melepaskan kedamaian dan pemulihan kepada yang diampuni, dan juga kita sendiri.
Apa lagi yang saudara tunggu? Ambillah keputusan saat ini juga untuk mengampuni orang yang sudah menyakiti hati saudara. Mintalah kekuatan dari Tuhan sehingga saudara dimampukan untuk mengampuni. Ingat, pengampunan yang kita lepaskan itu akan membebaskan seseorang dari penjara dan beban berat yang menindih, dan seseorang itu adalah diri kita sendiri.

RENUNGAN

Kunci menanggalkan beban kekecewaan dalam hati kita: memiliki HATI YANG MENGAMPUNI.

APLIKASI

Koreksi, kepada siapa saja saudara harus melepaskan pengampunan ? Lakukan sekarag juga, maka saudara akan mendapatkan kelegaan.

DOA UNTUK HARI INI

Bapa yang baik, aku mohon kekuatan-MU untuk mengampuni orang-orang yang sudah menyakiti hatiku. Aku percaya anugerah-MU cukup bagiku untuk aku bisa bangkit kembali dan masuk dalam rencana-MU yang besar. Terimakasih Tuhan. Amin.

BACAAN ALKITAB SETAHUN

Hakim-hakim 10-12