Hati yang Rela Berkorban

Renungan Keluarga Allah
Rabu, 31 Agustus 2016

BACAAN HARI INI

1 Tawarikh 29:1-9

RHEMA HARI INI

1 Tawarikh 29:3 Lagipula oleh karena cintaku kepada rumah Allahku, maka sebagai tambahan pada segala yang telah kusediakan bagi rumah kudus, aku dengan ini memberikan kepada rumah Allahku dari emas dan perak kepunyaanku sendiri

Di China, terdapat seseorang bernama Xia Jun yang mempunyai anak bernama Guo Guo yang berusia 2 tahun divonis oleh dokter mengalami leukemia myeloid akut. Parahnya lagi, dokter memvonis anak Jun hanya bertahan selama dua setengah tahun lagi, yang berarti usia sang anak hanya akan mencapai 4 atau 5 tahun. Mendapati kenyataan pahit ini, sebagai seorang ayah yang begitu mencintai sang anak, lantas Jun rela melakukan hal apa saja agar penyakit yang bersarang di dalam tubuh anaknya bisa segera disembuhkan dan dirinya bisa segera membawa pulang sang buah hati dan kembali bermain bersamanya. Xia Jun akhirnya memutuskan untuk berdiri di depan stasiun, berbekal kardus yang ditempeli foto sang anak dan surat diagnosis putranya. Dan tak lupa ia kenakan sebuah kaos bertuliskan: “Karung tinju manusia, 10 yuan (Rp. 20 ribu) per pukulan.” Artinya, Xia Jun menyediakan diri untuk dipukul siapa pun yang melintas asal setelah memukul orang itu memberi donasi 10 yuan atau sekitar Rp 20.000. Karena aksi yang dilakukan Jun untuk membantu anaknya ini terbilang begitu dramatis, hal ini lantas membuat perhatian banyak orang tersedot, dan akhirnya membuat pengorbanan Jun mendapatkan hasil yang cukup menyenangkan. Sampai sejauh ini, Jun telah berhasil mengumpulkan dana sebanyak 800 ribu yuan atau sekita 1,6 miliar rupiah, jumlah ini tentu melebihi kebutuhannya untuk mengobati pengobatan sang anak.

Kisah di atas menceritakan seorang ayah yang begitu mencintai anaknya sehingga ayah tersebut rela berkorban bahkan menjadikan dirinya karung tinju manusia untuk biaya pengobatan anaknya.

Ketika kita mengasihi seseorang, kita pasti akan rela berkorban dan memberikan yang terbaik. Apabila saudara memiliki anak, saudara pasti rela berkorban dan melakukan apa saja agar anak anda sembuh. Kita saat ini masih hidup dan bisa membaca renungan ini juga semata-mata karena kasih Tuhan, oleh karena itu kita seharusnya juga mengasihi Tuhan dengan rela berkorban dan memberikan yang terbaik. Ketika saudara terlibat pelayanan di gereja, saudara harus rela mengorbankan waktu anda dan tenaga anda dan berikanlah yang terbaik untuk Tuhan.Tuhan Yesus memberkati. (ABU)

RENUNGAN

Diperlukan hati yang RELA BERKORBAN supaya kita bisa memberikan yang TERBAIK.

APLIKASI

  1. Coba Anda teliti hidup Anda, sudahkah Anda rela berkorban untuk kemuliaan Tuhan?
  2. Dan sudahkah Anda memberikan yang terbaik untuk Yesus?

DOA UNTUK HARI INI

Bapaku yang baik, biarlah kami memiliki hati yang rela berkorban sehingga melalui kehidupan kami, kami dapat mempersembahkan yang terbaik bagi kemuliaan namaMu. Dalam nama Tuhan Yesus, kami sudah berdoa. Amin.

BACAAN ALKITAB SETAHUN

Kejadian 41-42