Hidup Dan Mati Dikuasai Lidah

Renungan Keluarga Allah
Selasa, 24 Januari 2017

BACAAN HARI INI

Amsal 18:7-21

RHEMA HARI INI

Amsal 18:21 Hidup dan mati dikuasai lidah, siapa suka menggemakannya, akan memakan buahnya.

Hidup kita ditentukan oleh apa yang kita percayai dan gema perkataan kita. Akhir era 1700-an, gereja-gereja di Inggris tidak begitu tertarik dengan penyebaran Injil ke penjuru dunia. Namun seorang anak muda, yang pada awalnya hanyalah seorang tukang sepatu, William Carey, memulai pergerakan misinya ke India. Dalam banyak khotbahnya ia sering mengatakan agar “mengharapkan hal besar dari Allah, dan mengusahakan hal besar bagi Allah.” Carey menghabiskan tujuh tahun pertamanya di India sebelum memenangkan jiwa pertamanya. Setelah itu pun ia banyak menghadapi rintangan, terutama dari segi kebudayaan. Namun, usaha panjang Carey berbuah lebat. Bersama dengan tim yang dibentuknya, ia berhasil menerjemahkan Alkitab dalam 44 bahasa maupun dialek, merintis banyak gereja, membangun 19 pos misi, mendirikan 100 sekolah dan sebuah Universitas yang berpengaruh sampai sekarang, serta mengadakan percetakan Alkitab, juga surat kabar.

William Carey tidak mengizinkan belenggu keterbatasan diri, ketiadaan dukungan orang sekitar, maupun situasi kehidupan di India yang membuat pertobatan menjadi sesuatu yang tampak mustahil menghalagi pekerjaan Allah. Semua itu menjadikannya sebagai salah satu raksasa Allah dalam sejarah penginjilan. Pelayanan Carey di India bukan hanya merombak kehidupan masyarakat di sana, tetapi menginspirasi puluhan ribu orang lainnya untuk menyebarkan injil ke segala penjuru. Tidak heran jika ia dikenang sebagai “Bapak Misi Modern.”

Bagaimana dengan kita sekarang ini? Barangkali kita sedang berada dalam keraguan. Sebab keadaan kita seolah menggambarkan kita orang gagal, orang-orang dekat kita selalu menganggap kita tidak bisa berbuat banyak, bahkan mungkin menertawakan kita tentang impian besar kita. Namun, jangan menyerah. Mulai perkatakan perkara-perkara yang positif dan pikirkan berbagai hal yang membangun. Biarlah semua yang baik itu menghasilkan gema kehidupan yang membuat favor Tuhan menyertai kita saat kita mulai mengambil langkah iman. Nasib kita pun berubah dan dipenuhi keberuntungan.

RENUNGAN

Berhati-hatilah dengan UCAPAN LIDAH kita dan PERKATAAN DALAM HATI MAUPUN PIKIRAN kita, sebab semua itu dapat sungguh-sungguh terjadi

APLIKASI

  1. Sudahkah Anda menjaga perkataan dan pikiran Anda selama ini?
  2. Coba dipikirkan, apa saja hal-hal buruk dan baik yang pernah terjadi dalam hidup Anda? Tidakkah sebelumnya semua itu sempat dan bahkan sering Anda pikirkan sebelum terjadi?
  3. Bagaimana Anda dapat mengambil komitmen untuk menjaga ucapan dan pikiran Anda di hadapan Allah?

DOA UNTUK HARI INI

“Terima kasih Tuhan, sebab Engkau Allah yang baik. Bantu kami agar kami dapat menjaga ucapan lidah, perkataan dalam hati maupun pikiran kami supaya tetap berkenan di hadapan-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

BACAAN ALKITAB SETAHUN

1 Raja-raja 10-11
2 Tawarikh 9