Hidup Penuh Kemenangan

RHEMA HARI INI

Lukas 6:19 “Dan semua orang banyak itu berusaha menjamah Dia, karena ada kuasa yang keluar dari pada-Nya dan semua orang itu disembuhkan-Nya.”

Bertahun-tahun sejak pernikahan mereka, pasangan Kiki dan Mulyana belum juga dikaruniai anak. Sampai akhirnya diketahui bahwa Kiki menderita serangan virus toxoplasma yang menyebabkan dirinya sulit untuk hamil. Kiki minta disembuhkan oleh Tuhan. Ternyata kuasa Tuhan bekerja, Kiki disembuhkan dari toxoplasma dan Kiki bahkan dapat mengalami kehamilan. Namun pada awal kehamilan ini ternyata penyakit asma Kiki mulai kambuh kembali. Untuk itu ia mulai mengkonsumsi obat-obat asma yang cukup keras. Saat di rumah sakit, Kiki menerima berita mengejutkan dari dokter yang memeriksa kandungannya. Dokter mengatakan bahwa secara ilmu kedokteran anak Kiki 90 persen akan mengalami cacat fisik. Hal ini disebabkan karena pada saat Kiki memakan obat asma tersebut, kandungan baru berusia 5 minggu. Kiki merasa sedih dan putus asa. Hatinya bimbang apakah dia harus melanjutkan kehamilannya, “Saya mulai berpikir saat itu. Tuhan sudah berikan anak pada saya, masakan saya harus menggugurkan kembali anak tersebut…?”Berita ini memang buruk, namun Kiki dan Mulyana percaya akan mujizat. Dengan satu hati mereka terus menerus berdoa bagi janin yang ada dalam kandungan Kiki. Mereka percaya pada Yesus yang mereka sembah sanggup membuat suatu mujizat bagi mereka. Tujuan kami ialah memiliki anak, masakan janin yang sudah ada harus kita gugurkan kembali. Kami yakin bahwa Yesus pasti memberikan yang terbaik bagi kami. Pengalaman mujizat pertama membangkitkan iman Kiki menanti mujizat berikutnya. Mujizat pertama Tuhan lakukan ketika Kiki disembuhkan dari toxoplasma dan mujizat kedua ialah saat bisa hamil. Kiki akhirnya memutuskan untuk melanjutkan kehamilannya dan Tuhan akhirnya menjawab doa dan iman orang yang datang dan percaya kepadaNya. Joshua, putra Kiki dan Mulyana akhirnya dilahirkan dengan sempurna dan tanpa cacat.

Apakah yang menjadi maksud Tuhan di balik ujian dan pencobaan? Untuk mencapai kemenangan dan penyempurnaan. Kemenangan baru bisa dikatakan menang setelah adanya pencobaan dan ujian. Allah justru memberikan ujian kepada manusia supaya manusia bisa menang, membiarkan adanya pencobaan supaya manusia bisa mengalahkan setan. Tuhan memberikan kebebasan supaya iman kita kepada Allah diambil melalui satu kerelaan dan bukan karena pemaksaan. Maka keberadaan ujian dan pencobaan merupakan status keharusan (absolute necessity) agar kita menang. Dalam kisah di atas, Kiki telah mengalamikemenangan ketika mengenakan kuasa dan otoritas dari Tuhan. Kalau kita ingin melakukan pekara-perkara yang mustahil, yang tidak bisa dilakukan oleh orang lain, bahkan mujizat-mujizat, maka kita harus mempunyai wibawa dan kuasa ini.Ketika kita mengenakan KUASA dan OTORITAS yang Tuhan berikan kepada kita, maka kita akan mengalami hidup yang PENUH KEMENANGAN.(ABU)

RENUNGAN
Ketika kita mengenakan KUASA dan OTORITAS yang Tuhan berikan kepada kita, maka kita akan mengalami hidup yang PENUH KEMENANGAN.

APLIKASI
1. Kemenangan-kemengan seperti apa yang anda alami bersama Yesus ?
2. Dan apa yang anda lakukan dengan kemenangan itu ?

DOA UNTUK HARI INI
Bapa kuasa dan otoritasMu sungguh luarbiasa, kami hanya bisa menang dengan kuasa dan otoritas daripadaMu. Amin.

BACAAN ALKITAB SETAHUN:

Kejadian Pasal 4-6

Matius Pasal 2