Hidup Sebagai Ciptaan Yang Baru

ReSIKA: Renungan Siang Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
2 Korintus 5:11-21

RHEMA HARI INI
2 Korintus 5:17 Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.

Jordi adalah preman kampung yang ditakuti banyak orang. Melihat badannya yang besar dan memiliki tato, mereka lari ketakutan. Dengan keluarganya sendiri, ia juga sering berlaku kasar. Suatu ketika, Jordi diajak temannya untuk merampok. Namun aksi mereka digagalkan polisi. Keduanya pun ditangkap dan dipenjara. Jordi cukup menyesal karena mendapat hukuman kurungan yang cukup lama. Di penjara, ia sering merenungi perbuatannya dan semakin putus asa.

Suatu kali ketika murung, Bohar, teman satu selnya yang terkenal ramah di lingkungan penjara mereka datang kepadanya. Bohar mengatakan bahwa dirinya dulu seperti Jordi, melakukan banyak kejahatan dan menyesal setelah dikurung lama. Namun, setelah bertemu Yesus, hidupnya mulai berubah. Kesaksian Bohar membuat Jordi penasaran dan setiap hari ia habiskan untuk membaca Alkitab pemberian Bohar. Sampai akhirnya ia menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamatnya. Lima tahun kemudian, Jordi bebas dan hal pertama yang ia lakukan adalah meminta maaf kepada keluarganya. Tidak hanya itu, kini Jordi menjadi penginjil yang merangkul jiwa-jiwa pemuda yang masih hidup dalam kegelapan.

Saat kita percaya kepada Tuhan Yesus, Roh Kudus turun dan tinggal dalam diri kita. Roh Kuduslah yang bekerja mengubahkan hati, pikiran, dan karakter kita. Semua perubahan inilah yang memampukan kita untuk hidup sebagai ciptaan yang baru, sehingga cara hidup kita pun turut berubah. Kita tidak lagi memikirkan perkara-perkara duniawi, tetapi semakin banyak memikirkan perkara sorgawi. Kita tidak lagi hidup untuk diri sendiri, tetapi memenuhi tujuan Allah dalam hidup kita. Karena itu, bukalah hati dan izinkan Roh Kudus mengubahkan kita. Libatkan Dia dalam segala keputusan kita. Maka, Roh Kudus akan semakin memenuhi hidup kita. Kerohanian kita yang kering akan diaktivasikan, semakin hidup dalam dimensi roh dan memperoleh pengurapan untuk berkuasa. Ya, semua ini bukan hasil usaha kita, tetapi pekerjaan yang dimulai oleh Roh Kudus.

RENUNGAN
Ketika manusia roh kita DIAKTIVASI dan kita berjalan BERSAMA ROH KUDUS, kita pun akan hidup sebagai CIPTAAN YANG BARU.

APLIKASI
1. Menurut Anda, apakah Anda sudah mengaktivasi manusia roh dan berjalan dengan Roh Kudus? Mengapa demikian?
2. Mengapa manusia roh Anda perlu diaktivasi dan berjalan bersama Roh Kudus?
3. Apa hal yang harus Anda lakukan untuk bisa menjadi ciptaan baru?

DOA UNTUK HARI INI
“Ya Tuhan Yesus, terima kasih atas berkat yang Kau berikan kepada kami. Ya Bapa, berikan kami kemampuan dan kemauan untuk mau mengaktivasi manusia roh kami. Kami mau untuk hidup dalam Kristus dan melupakan masa lalu kami. Kami ingin menjadi manusia ciptaan baru yang berjalan hanya pada kehendak-Mu saja. Di dalam nama Tuhan Yesus kami sudah berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.