Hikmat Mendatangkan Berkat

RHEMA HARI INI
Amsal 3:13-16 “13. Berbahagialah orang yang mendapat hikmat, orang yang memperoleh kepandaian, 14. karena keuntungannya melebihi keuntungan perak, dan hasilnya melebihi emas. 15. Ia lebih berharga dari pada permata; apapun yang kauinginkan, tidak dapat menyamainya. 16. Umur panjang ada di tangan kanannya, di tangan kirinya kekayaan dan kehormatan.”

Seorang petani kaya mati meninggalkan kedua putranya. Sepeninggal ayahnya, kedua putra ini hidup bersama dalam satu rumah. Sampai suatu hari mereka bertengkar dan memutuskan untuk berpisah dan membagi dua harta warisan ayahnya. Setelah harta terbagi, masih tertingal satu kotak yang selama ini disembunyikan oleh ayah mereka. Mereka membuka kotak itu dan menemukan dua buah cincin di dalamnya, yang satu terbuat dari emas bertahtakan berlian dan yang satu terbuat dari perunggu murah. Melihat cincin berlian itu, timbullah keserakahan sang kakak, dia menjelaskan, “Kurasa cincin ini bukan milik ayah, namun warisan turun-temurun dari nenek moyang kita. Oleh karena itu, kita harus menjaganya untuk anak-cucu kita. Sebagai saudara tua, aku akan menyimpan yang emas dan kamu simpan yang perunggu.” Sang adik tersenyum dan berkata, “Baiklah, ambil saja yang emas, aku ambil yang perunggu.” Keduanya mengenakan cincin tersebut di jari masing-masing dan berpisah. Sang adik merenung, “Tidak aneh kalau ayah menyimpan cincin berlian yang mahal itu, tetapi kenapa ayah menyimpan cincin perunggu murahan ini?” Dia mencermati cincinnya dan menemukan sebuah kalimat terukir di cincin itu: INI PUN AKAN BERLALU. “Oh, rupanya ini mantra ayah…,” gumamnya sembari kembali mengenakan cincin tersebut. Kakak-beradik tersebut mengalami jatuh-bangunnya kehidupan. Ketika panen berhasil, sang kakak berpesta-pora, bermabuk-mabukan, lupa daratan. Ketika panen gagal, dia menderita tekanan batin, tekanan darah tinggi, hutang sana-sini. Demikian terjadi dari waktu ke waktu, sampai akhirnya dia kehilangan keseimbangan batinnya, sulit tidur, dan mulai memakai obat-obatan penenang. Akhirnya dia terpaksa menjual cincin berliannya untuk membeli obat-obatan yang membuatnya ketagihan. Sementara itu, ketika panen berhasil sang adik mensyukurinya, tetapi dia teringatkan oleh cincinnya: INI PUN AKAN BERLALU. Jadi diapun tidak menjadi sombong dan lupa daratan. Ketika panen gagal, dia juga ingat bahwa: INI PUN AKAN BERLALU, jadi ia pun tidak larut dalam kesedihan. Hidupnya tetap saja naik-turun, kadang berhasil, kadang gagal dalam segala hal, namun dia tahu bahwa tiada yang kekal adanya. Semua yang datang, hanya akan berlalu. Dia tidak pernah kehilangan keseimbangan batinnya, dia hidup tenteram, hidup seimbang, hidup bahagia.

Sebagian orang membangun keluarganya tanpa menemukan hikmat Allah terlebih dahulu, akibatnya dalam hidupnya terus didera dengan prahara yang tidak habis-habisnya (tidak ada kebahagiaan dan damai sejahtera). Bahayanya, kadang begitu banyak buah dari perbuatan kita yang tidak berhikmat bisa melukai diri kita, rekan, orang yang kita pimpin bahkan tidak dapat lenyap meskipun kita sudah meninggal. Dalam kisah di atas sang adik memiliki hikmat sehingga dia memiliki kekayaan, kehormatan dan kebahagiaan. Kita bisa saja berdoa dan berpuasa siang dan malam, tapi kalau kita tidak mengisi diri kita dengan hikmat Allah, maka tidak ada power untuk umur panjang, kekayaan, kehormatan, dan kebahagiaan. Sebelum kita melangkahkan kaki kita, kita perlu minta pertolongan, hikmat dan kehendak Tuhan untuk senantiasa menyertai kita. Oleh sebab itu perolehlah HIKMAT, sebab hikmat akan mendatangkan UMUR PANJANG, KEKAYAAN, KEHORMATAN, dan KEBAHAGIAAN. (ABU)

RENUNGAN
Perolehlah HIKMAT, sebab hikmat akan mendatangkan UMUR PANJANG, KEKAYAAN, KEHORMATAN, dan KEBAHAGIAAN.

APLIKASI
1. Pokok-pokok doa seperti apa yang sering anda naikan kepada Tuhan untuk kehidupan anda pribadi ?
2. Melalui renungan hari ini, hal apa yang anda dapatkan untuk anda praktekan terutama agar doa anda dijawab Tuhan ?

DOA UNTUK HARI INI
HIKMATMU sungguh dahsyat Tuhan, ajarkan kami untuk terus mengejar HIKMATMU agar kami mendapat umur yang panjang, kekayaan, kehormatan dan kebahagiaan. Amin.

BACAAN ALKITAB SETAHUN :
Kejadian Pasal 41-42
Matius Pasal 12 ayat 1-21