Hikmat Yang Mendatangkan Mujizat

ReMAKA: Renungan Malam Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
1 Raja-raja 3:1-15

RHEMA HARI INI
1 Raja-raja 3:9 Maka berikanlah kepada hamba-Mu ini hati yang faham menimbang perkara untuk menghakimi umat-Mu dengan dapat membedakan antara yang baik dan yang jahat, sebab siapakah yang sanggup menghakimi umat-Mu yang sangat besar ini?”

Kesaksian Bp. Budi dari Solo. Beberapa saat sebelum tanggal pernikahannya, Tuhan memberikan rhema padanya untuk ikut menabur dalam pembangunan gereja. Mulai dari tabungan, motor hingga mobil Tuhan perintahkan untuk ditabur. Belum cukup sampai disitu, Tuhan masih terus berkata kurang padanya. Sampai-sampai tabungan terakhir untuk biaya pernikahan juga ia taburkan. Walau sempat mendapat protes dari calon mertuanya, ia tetap taat melaksanakan perintah Tuhan. Benar saja, Tuhan membalikkan keadaan secara luar biasa. Biaya pernikahan ditutup lunas melalui sumbangan kado pernikahannya, perusahaan tempatnya bekerja memberkatinya dengan rumah baru karena prestasi kerjanya. Bahkan, secara ajaib Tuhan memberinya hikmat membuat resep menu makanan untuk membuka restoran yang sangat disukai orang. Sampai hari ini sudah memiliki 31 cabang di seluruh Indonesia!

Di awal pemerintahannya, tidak bisa dipungkiri bahwa Salomo adalah orang yang mengasihi Tuhan dengan segenap hati dan selalu berusaha memberi yang terbaik buat Tuhan. Karena itulah Salomo sengaja mencari bukit pengorbanan yang terbesar, sebab dia mau mempersembahkan untuk Tuhan korban yang terbesar dan terbaik di zaman itu. Melihat hati yang begitu mengasihi Tuhan, Tuhan akhirnya datang kepada Salomo untuk mendengarkan dan mengabulkan permintaan Salomo. Salomo meminta hati yang faham untuk menimbang perkara dan membedakan yang baik dan jahat, itulah hikmat! Dan hikmat itu akhirnya diberikan Tuhan kepada Salomo. Bukan hanya itu saja, tetapi Tuhan menambahkan bonus yang sebenarnya tidak diminta oleh Salomo: kekayaaan, kemuliaan, bahkan umur panjang!

Ketika seseorang mengasihi Tuhan dengan segenap hati dan mencari dahulu kerajaanNya, serta kepentinganNya, maka sama seperti Salomo, Tuhan akan berikan dan tambahkan sesuatu yang bahkan belum pernah dilihat mata, didengar telinga, dan yang tidak pernah timbul dalam hati manusia: itulah Great Financial Miracles! Salomo akhirnya bukan hanya menerima hikmat, tetapi tanpa susah payah dia juga menerima kekayaan, kemuliaan dan umur panjang sebagai tambahannya.

RENUNGAN
Saat kita memperoleh HIKMAT DARI ATAS, berkat-berkat tercurah dan MUJIZAT KEUANGAN BESAR terjadi.

APLIKASI
1. Sadarkah Anda hikmat yang terbaik datangnya adalah dari Tuhan?
2. Adakah yang menghalangi Anda untuk memiliki hati yang mengasihiNya?
3. Adakah kondisi keuangan Anda yang menghalangi untuk dapat menaburkan benih profetik seperti yang Tuhan rhemakan?

DOA HARI INI
“Bapa di Surga, urapi kami dengan hati yang mengasihi Engkau lebih dari segalanya sehingga kami memiliki keyakinan untuk menabur seusai dengan rhemaMu karena kami percaya kami akan menuai hikmat ilahi daripadaMu yang mendatangkan berkat dalam segala aspek kehidupan kami. Dalam nama Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.