Hikmatlah Yang Menentukan Keberhasilan

BACAAN HARI INI
Amsal 3:1-26

RHEMA HARI INI
Amsal 3:13 Berbahagialah orang yang mendapat hikmat, orang yang memperoleh kepandaian, 14 karena keuntungannya melebihi keuntungan perak, dan hasilnya melebihi emas.

Suatu kali ada sebuah kontes memasak. Dari sekian ratus peserta, hanya diambil 2 yang terbaik untuk masuk dalam babak final. Tanpa di sangka, 2 orang yang masuk babak terakhir adalah 2 orang yang sangat berbeda. Satu dari kalangan orang kaya dan yang satu terlihat sangat biasa. Banyak orang berfikir, “Pastilah yang kaya yang menang.” Hal ini tidak membuat peserta yang biasa ini putus asa atau mundur meskipun banyak yang ragu padanya. Tibalah kompetisi babak final, satu hal yang dikatakan juri “BUATLAH MASAKAN YANG MEMBUAT HATI KAMI TERSENTUH.” Peserta yang kaya itu berfikir, “Nah pastilah aku menang. Aku memiliki uang yang banyak, aku lulusan koki luar negeri. Aku mampu membuat masakan yang lezat dan membuat para juri terpukau.” Berbanding terbalik dengan peserta yang biasa, “Aku hanya ingin membuat hidangan yang mampu mengubahkan hidup mereka. Lewat apa yang aku lakukan, hidup mereka berubah menjadi lebih baik.” Waktu penilaianpun tiba dan para peserta diminta untuk mempresentasikan hasil masakan mereka. Peserta yang kaya berkata, “Saya membuat masakan terlezat dari luar negeri agar para juri merasa senang, bahagia dan dimanjakan.” Tibalah giliran peserta biasa, para juri tercengang saat peserta biasa ini berkata-kata, “Saya membuat sup lidah dan lidah ini memiliki 2 keunggulan. Yang pertama ini adalah hidangan terlezat diantara semua hidangan yang lainnya karena hidangan ini akan mengingatkan kita untuk menggunakan lidah untuk memberkati dan mengungkapkan sukacita. Yang kedua, ini adalah hidangan paling tidak enak karena mengingatkan kita bahwa kita dapat menggunakan lidah untuk menyumpahi orang dan menghancurkan reputasi orang lain.” Tepuk tangan juri dan para penonton sontak memenuhi ruangan tersebut seiring presentasi itu berlangsung. Peserta yang biasa tadi, kini menjadi pemenang dalam perlombaan tersebut. Bukan hanya itu, ia menjadi master koki yang dapat mengubahkan orang-orang lewat karya masakannya. “Firman Tuhan mengajarkanku untuk terus hidup dalam hikmat dan aku akan berhasil. Aku merasa berhasil jika orang lain diubahkan karena hidup ku….”

Salomo berkata, “…Berbahagialah orang yang mendapat hikmat, orang yang memperoleh kepandaian, 14 karena keuntungannya melebihi keuntungan perak, dan hasilnya melebihi emas.” Inilah rahasia terbesar keberhasilan Salomo. Peserta yang biasa tadi bukanlah sia-siapa namun karena ia mau hidupnya dipenuhi hikmat Tuhan maka Tuhan membawa hidupnya menjadi berhasil melebihi orang yang kaya. Seringkali kita lupa untuk mencari hikmat dari Tuhan, kita hanya berfokus memikirkan mencari modal, kenalan yang berpengaruh dan lain sebagainya supaya kita bisa berhasil. Semuanya itu salah besar!!! Modal, keterampilan, kenalan, itu memang penting, tetapi tidak lebih penting daripada hikmat Tuhan. Mari kita mengejar hikmat Tuhan maka berkat dan keberhasilan dari Allah Bapa juga akan mengejar kita.

RENUNGAN
Memiliki hikmat jauh lebih penting daripada memiliki modal, HIKMATLAH YANG MENENTUKAN KEBERHASILAN.

APLIKASI
Koreksi di Anda, Anda termasuk orang yang terus mengejar hikmat ataukah mengejar harta duniawi ?

DOA UNTUK HARI INI
Bapa jadikan kami orang yang berhikmat agar hidup kami dapat berhasil di dalam Engkau. Amin.

BACAAN ALKITAB SETAHUN
Bilangan 21-22