Hutang Merampas Kemerdekaan Kita

Renungan Keluarga Allah
Senin, 20 Februari 2017

BACAAN HARI INI

Roma 13:7-14

RHEMA HARI INI

Roma 13:8a Janganlah kamu berhutang apa-apa kepada siapapun juga, tetapi hendaklah kamu saling mengasihi.

Ayu adalah seorang ibu rumah tangga dengan setumpuk masalah ekonomi. Penghasilan suaminya sebagai buruh harian tidak seberapa. Untuk menambah pemasukan, Ayu pun berjualan es jus di depan rumah. Namun, semakin lama jualannya semakin sepi. Ternyata ada yang membuka café kecil yang menawarkan berbagai jenis minuman yang lebih menarik di dekat rumah mereka. Agar menambah daya saing jualannya, Ayu meminjam seratus ribu rupiah dari rentenir. Namun, jualannya tetap sepi. Ia pun tidak mampu membayar cicilan. Sementara itu, kebutuhan kian meningkat, belum lagi ia harus membayar uang sekolah kedua anaknya. Akhirnya, Ayu meminjam lagi dari rentenir lainnya. Ketidakberaniannya untuk mengaku pada suaminya membuatnya mencari-cari pinjaman lain. Pola ini terus berulang selama empat tahun. Sampai akhirnya hutangnya menumpuk hingga delapan belas juta rupiah. Ketika suaminya mengetahuinya, kehidupan rumah tangga mereka mulai goyah. Setiap hari pertengkaran terjadi. Mereka juga menjalani hidup yang penuh ketakutan. Mereka mendapat teror, ancaman, caci maki dan perkataan kasar dari para penagih hutang setiap hari.

Keadaan seperti ini dapat terjadi pada siapa saja, termasuk anak Tuhan. Namun, firman Tuhan jelas-jelas tidak menganjurkan kepada kita untuk berhutang. Sebab Tuhan tidak ingin kita terjerat dalam hutang dan menderita karenanya. Hal lain yang tidak kita sadari, dengan berhutang, selain melanggar apa yang difirmankan-Nya, kita juga telah meragukan kemampuan dan janji-Nya untuk memenuhi setiap kebutuhan kita.

Jika saat ini Anda terlanjur berhutang, terlebih lagi saat ini Anda tidak mampu membayarnya, segera akui segala kesalahan Anda di hadapan Tuhan. Mintalah agar Tuhan memperbaharui iman Anda akan janji pemeliharaan-Nya. Mulailah mengatur keuangan Anda dan berusaha untuk melunasinya. Percayalah, ketika Anda berkomitmen untuk mengatasi permasalahan keuangan Anda dengan cara-Nya, Tuhan yang setia mampu menyediakan dan mengadakan jalan keluar bagi Anda. Biarlah iman Anda menjadi kesaksian hidup bagi banyak orang lainnya.

RENUNGAN

Hutang berpotensi menjadi JERAT YANG BERBAHAYA dan MERAMPAS KEMERDEKAAN kita, karena itu firman Tuhan TIDAK MENGANJURKANNYA

APLIKASI

  1. Bagaimana cara Anda memandang hutang selama ini?
  2. Mengapa Tuhan tidak ingin anak-anak-Nya untuk berhutang?
  3. Apa komitmen yang bisa Anda ambil dan lakukan untuk membereskan permasalahan keuangan Anda atau hutang-hutang Anda bila ada?

DOA UNTUK HARI INI

“Ampuni kami ya Tuhan, apabila kami tidak menyadari bahwa perbuatan hutang tidak berkenan di hati-Mu. Kami mengakui kesalahan kami dan mau berbalik dari jalan-jalan kami yang salah. Pimpin jalan kami, ya, Bapa, agar kami dapat keluar dari permasalahan yang menjerat kami ini seturut kehendak-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

BACAAN ALKITAB SETAHUN

Yesaya 23-27