Iman, Indera Keenam Yang Paling Dahsyat

BACAAN HARI INI
Roma 1:16-17

RHEMA HARI INI
Roma 1:17 …seperti ada tertulis: “Orang benar akan hidup oleh iman.”

Lou Holtz, pelatih tim football terkenal di Notre Dame University, Indiana, Amerika, adalah seorang pelatih yang sukses memimpin timnya memenangkan setiap kejuaraan, musim-musim kompetisi yang penuh kemenangan, catatannya sangat luar biasa. Namun demikian Holtz mengakui bahwa ia mendapatkan itu dengan tidak mudah. Pada awal kariernya sebagai pelatih, ketika meneliti jadwal kompetisi timnya, Holtz menyimpulkan bahwa timnya akan menghadapi kesulitan. Ia benar, sepanjang musim kompetisi timnya harus menanggung kekalahan. Pada tahun kedua, Holtz merasa bahwa ia dapat melatih anak-anak asuhannya dengan lebih baik, tetapi ia tidak terlalu yakin bahwa timnya bisa mengalahkan lawan-lawannya. Sekali lagi ia benar. Timnya tampil baik, bermain dengan sangat kompetitif, tetapi selalu kalah dengan tim-tim besar. Akhirnya Holtz menyadari apa yang terjadi. Ia menyimpulkan bahwa keyakinannya adalah satu faktor yang membuat perbedaan. Sejak itulah ia selalu mengimani kemenangan untuk timnya dalam setiap pertandingan, ia berharap yang terbaik akan terjadi dan akhirnya ia mencapai hasil yang luar biasa.

Jika kita koreksi atau teliti, seringkali kita melihat bahwa antara iman dan mata jasmani kita itu sangat berbeda. Kita lihat Abraham mengorbankan Ishak seperti yang Tuhan perintahkan. Dia mengabaikan perasaan manusianya, dia mengabaikan akal pikirannya, dia hanya bertindak berdasarkan imannya kepada Tuhan, dan Abraham benar, apa yang dilakukannya itu membuat kita, orang-orang percaya memperoleh kesempatan menjadi umat pilihan-Nya.
Kemenangan kita seperti yang dijanjikan Tuhan, sangat ditentukan oleh respon kita terhadap setiap masalah dan persoalan yang kita hadapi setiap hari. Respon yang paling baik adalah disaat kita menimbang dengan iman percaya kita, bukan dengan panca indera kita. Sebab apa yang enak dan indah dalam pandangan jasmani seringkali bertentangan dengan hal-hal rohani. Tetapi apa yang baik dan sesuai dengan iman kita, pasti baik dan mulia dihadapan Tuhan. Mari kita belajar mempercayai iman kita lebih dari panca indera kita. Amin, Tuhan Yesus memberkati.

RENUNGAN
Sadarilah bahwa IMANMU adalah indera keenam yang JAUH LEBIH DAHSYAT daripada lima indera kita yang lain.

APLIKASI
1. Sudahkah Anda menyadari bahwa Iman lebih dari lima panca indera kita, teliti ?

DOA UNTUK HARI INI
Bapa kami mau terus melihat segala sesuatu dengan iman kami karena kami yakin dan percaya bahwa iman kami lebih dari lima panca indera kami. Amin.

BACAAN ALKITAB SETAHUN
Yehezkhiel 16-17
Yohanes 13:21-38