INNER MAN

RHEMA HARI INI

Yohanes 3: 8Angin bertiup ke mana ia mau, dan engkau mendengar bunyinya, tetapi engkau tidak tahu dari mana ia datang atau ke mana ia pergi. Demikianlah halnya dengan tiap-tiap orang yang lahir dari Roh.”

Sekitar jam sepuluh malam ada pemuda mengendarai mobilnya pulang ke rumah dan berdoa, “Tuhan…, kalau Engkau masih berbicara kepada manusia, maka berbicaralah kepadaku. Aku mau mendengar. Aku akan berusaha sedapat mungkin untuk taat.” Tiba-tiba terlintas dalam hatinya perkataan ini, “Belilah satu gallon susu.” “Baiklah Tuhan, apabila benar itu Engkau, maka aku mau membeli susu itu.” Ia berhenti dan membeli satu gallon susu dan mulai melaju pulang. Ketika ia melalui sebuah jalan, kembali ia merasakan dorongan, “Beloklah ke jalan di depan itu.” Ini gila-gilaan, pikirnya, dan ia melaju melalui perempatan. Kembali ia merasa harus berbelok ke jalan tadi lagi. Pada perempatan berikutnya, ia berputar kembali ke jalan tadi. Setengah bergurau ia berkata dengan nyaring, “Baiklah Tuhan, aku mau.” Ia melalui beberapa blok ketika tiba-tiba, ia merasa seakan-akan harus berhenti. Kembali, ia merasakan sesuatu, “Pergi dan berikan susu itu kepada orang yang berada di rumah seberang itu.” “Tuhan, ini tidak masuk akal. Orang-orang itu sudah tidur dan apabila aku membangunkan mereka, maka mereka akan menjadi marah dan aku akan tampak bodoh sekali.” Kembali ia merasa bahwa ia harus pergi dan memberikan susu itu. Akhirnya, ia membuka pintu mobilnya, “Baiklah Tuhan, apabila ini Engkau, aku bersedia pergi ke pintu depan dan memberikan susu itu. Apabila Engkau menghendaki aku tampak seperti orang kurang waras, baiklah. Aku mau taat. Aku akan mengetuk pintu, namun apabila mereka tidak langsung menjawab, aku akan pergi dari sini.” Ia berjalan ke seberang dan membunyikan bel. Suara seorang pria berteriak, “Siapa itu? Mau apa! Ada apa?” Pemuda itu mengacungkan gallon susu itu, “Ini, saya membawakan susu bagi anda.” Bapak itu mengambil susu itu. Kemudian dari dalam ruangan muncullah seorang wanita yang membawa susu itu ke dapur. Bapak itu mengikutinya sambil menggendong bayi. Bayinya sedang menangis. Bapak itu bercucuran air mata dan mulai berbicara dengan setengah menangis, “Kami baru saja berdoa. Kami banyak tagihan bulan ini dan kehabisan uang. Kami tidak punya susu untuk bayi kami. Saya baru saja berdoa dan meminta Tuhan untuk menunjukkan caranya memperoleh susu.” Istrinya berkata dari dapur, “Saya meminta Tuhan mengirimkan malaikatNya untuk membawa susu; apakah anda seorang malaikat?“ Pemuda itu mengambil dompetnya dan mengeluarkan semua uang yang dibawanya dan memasukkannya ke dalam tangan Bapak itu.

Kita semua dilahirkan dari daging ke dalam dunia ini oleh ibu kita masing-masing beberapa tahun yang lalu. Apa yang dilahirkan oleh daging adalah daging. Inilah manusia luar kita (outer man) Tapi ternyata ada jenis kelahiran kedua, yang perlu kita alami yaitu dilahirkan dari roh, sehingga mulai sekarang kita semakin menyadari realita inner man / manusia dalam itu, dan kita mulai hidup dalam roh. Dalam kisah di atas pemuda tersebut menyadari bahwa ternyata ada inner man dan mulai hidup dalam roh sehingga dapat melihat perkara dahsyat dan dipakai Tuhan untuk menjadi alatNya.Ketika kita makin menyadari realita inner man kita dan mulai hidup dalam Roh, maka kita akan melihat perkara-perkara dahsyat Tuhan kerjakan dalam hidup kita. (ABU)

RENUNGAN

Ketika kita makin menyadari realita INNER MAN kita dan mulai HIDUP DALAM ROH, maka kita akan melihat perkara-perkara DAHSYAT Tuhan kerjakan dalam hidup kita!

APLIKASI

  1. Teliti kembali hidup anda saat ini, apakah anda sudah masuk dalam rencana Tuhan yang luar biasa ?
  2. Dan apa saja yang anda alami sebelum dan sesudah anda masuk dalam perkara-perkara Tuhan yang dahsyat ?

DOA UNTUK HARI INI

Bapa terimakasih, untuk perkara-perkara dahsyat yang Engkau nyatakan dalam hidup kami. Ajarkan kami untuk terus hidup dalam Roh agar kami senantiasa dekat melekat denganMu. Amin.