ISTRI SEBAGAI PENOLONG SUAMI

RHEMA HARI INI

Kejadian 2:18 TUHAN Allah berfirman: “Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia.”

Wanita seringkali digambarkan sebagai mahluk yang lemah lembut, halus, perasa dan kurang cekatan dalam bertindak. Tak jarang ada seloroh ketika melihat sebuah mobil yang kesulitan untuk parkir atau berjalan dengan seenaknya sendiri, pastilah pengemudinya seorang wanita. Para pria hanya bisa tertawa dengan maklum akan hal ini. Atas dasar ini pula, pria diajar untuk melindungi, menolong dan mendahulukan kaum wanita yang lemah.

Meskipun hal ini merupakan satu keuntungan bagi para wanita, tetapi yang sebenarnya, wanita adalah ciptaan Tuhan yang sangat kuat. Kita dapat mengetahui hal ini dari firman Tuhan, bahwa wanita diciptakan sebagai PENOLONG untuk pria atau suaminya. Secara logika pun kita pasti mengerti bahwa dimana-mana yang namanya penolong itu pasti lebih kuat dari yang ditolong. Meskipun dalam konteks ini, tidak selalu berarti kuat secara fisik, sebab fisik pria umumnya memang lebih kuat dari wanita. Tetapi kuat dalam hal rohani, mental, iman dan segala sesuatu yang tak terlihat oleh mata. Banyak cerita, kesaksian atau pengalaman hidup yang kita alami, kita bisa melihat bagaimana wanita bisa lebih panjang sabar, lebih ulet bahkan lebih berani daripada pria. Inilah kelebihan yang Tuhan berikan untuk wanita dalam perannya sebagai penolong.

Keluarga, adalah ide mulia dari Tuhan sendiri. Dimana dalam keluarga Tuhan telah mengatur dengan sangat cermat, baik jabatan, peran dan fungsi masing-masing. Sebagai kepala dan perwakilan Tuhan untuk memimpin keluarga, Tuhan tempatkan para pria sebagai imam dalam keluarga. Karena tugas imam ini sedemikian penting dan vital, maka Tuhan berikan wanita atau istri sebagai penolong yang mendukung suami dalam segala hal. Ketika suami sedang lemah imannya, atau mungkin sedang sakit, bahkan ketika suami sedang jatuh dalam dosa, inilah saatnya bagi para istri untuk bangkit menolong suaminya. Dengan hikmat dari Tuhan, seorang penolong akan tahu apa yang dibutuhkan oleh suaminya. Mungkin doa, puasa, bertindak melakukan sesuatu untuk kebaikan keluarga atau memberi dukungan moril dan semangat. Dengan menjalankan fungsi dan peran kita secara benar, maka keharmonisan, kebahagiaan, berkat dan kesuksesan pasti akan mengikuti dan terjadi dalam keluarga yang kita sayangi. Tuhan Yesus memberkati.

RENUNGAN

Tuhan menciptakan SUAMI SEBAGAI KEPALA KELUARGA dan ISTRI SEBAGAI PENOLONG.

APLIKASI

1. Sudahkah Anda memahami peran yang diberikan Tuhan kepada Anda dalam keluarga? Sebagai apakah itu?
2. Apa saja tugas dan peranan suami sebagai kepala keluarga dan apakah tugas dan peranan istri sebagai penolong?
3. Bagaimana supaya Anda bisa menjalankan peran Anda masing-masing dengan benar seturut kehendak Tuhan?

DOA UNTUK HARI INI

“Bapa, kami mengucap syukur atas peran yang Kau berikan pada kami dalam keluarga kami. Tolong kami Bapa, untuk dapat menjalankan fungsi dan tugas kami masing-masing, sesuai dengan kehendak-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”

Mari bertumbuh dalam Iman bersama Gereja Internet Keluarga Allah!

Ya! Saya Mau Bergabung!