JADIKAN BERSAKSI DAN SELAMATKAN JIWA SEBAGAI GAYA HIDUP KITA

BACAAN HARI INI

Matius 5:13-16

RHEMA HARI INI

Matius 5:16 Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga.”

Kita tentu pernah mendengar tentang bagaimana terjadinya revival di Wales. Diawali dari seorang pemuda berusia 25 tahun bernama Evan Roberts. Pekerjaannya adalah penambang batu bara. Sejak usia 12 tahun, ia telah bekerja selama 12 jam setiap harinya. Ia sangat mencintai dan terus hidup dalam doa dan firman. Pada jam-jam istirahatnya, ia menceritakan tentang firman Tuhan kepada siapa saja yang mau mendengarnya. Hal ini terus dilakukannya selama 13 tahun. Sampai suatu hari di tahun 1904, Tuhan menjamah dan mendatangkan urapan yang dahsyat atas dirinya.

Meskipun tidak memiliki kemampuan khusus, tetapi ketika Roh Kudus membakar hatinya untuk berkotbah, 37 ribu orang bertobat dan menerima Kristus hanya dalam waktu 30 hari pelayanannya. Dalam 5 bulan, jumlah mereka yang bertobat bertambah menjadi 100 ribu orang. Gereja-gereja dibanjiri jemaat setelah lebih dari 90% penduduk Wales “dilahirkan kembali.” Di seluruh Inggris, diperkirakan sekitar 2 juta orang bertobat sebagai dampak dari kebangunan di Wales ini. Api Roh Kudus terus bergerak sampai ke Eropa Barat dan Utara. Ketika itu gereja penuh sesak dibanjiri orang-orang yang minta dibabtis. Api kebangunan terus berlanjut dan melanda Afrika, India, Cina, Korea, dan Amerika. Ahli sejarah memperkirakan ada sekitar 20 juta orang yang mengalami dampak dari Kebangunan Rohani di Wales.

Evan Roberts, seorang pemuda yang dipakai Tuhan secara luar biasa karena hatinya yang berkobar-kobar untuk memberitakan Injil dan selamatkan jiwa. Begitupun dengan kita yang TELAH DIPANGGIL untuk menjadi penjala jiwa, kita pun bisa dipakai Tuhan tidak kalah luar biasanya. Jika kita menjadikan bersaksi dan selamatkan jiwa sebagai lifestyle atau gaya hidup kita sehari-hari, maka menjala jiwa bukan lagi menjadi beban atau keharusan. Melainkan sesuatu yang kita nikmati dan secara otomatis kita lakukan sebagai bagian dari jati diri kita. Sukacita yang akan kita dapatkan akan melebihi semua jerih lelah saat kita melihat jiwa-jiwa berhasil diselamatkan.

RENUNGAN

Menjadi penjala jiwa berarti menjadikan BERSAKSI DAN SELAMATKAN JIWA SEBAGAI LIFESTYLE sehari-hari.

APLIKASI

1. Bagaimana Anda menanggapi panggilan kegerakan Apostolik ini?
2. Bersediakah Anda menjadikan bersaksi dan selamatkan jiwa sebagai lifestyle Anda sehari-hari?
3. Apa yang akan Anda lakukan agar Anda tidak mudah menyerah ketika menghadapi tantangan dalam menjangkau jiwa?

DOA UNTUK HARI INI

Sungguh kami bersyukur dan percaya Bapa, bahwa inilah saatnya gerakan Apostolik itu dinyatakan ditengah-tengah kami. Kami mau ikut ambil bagian didalamnya dan kami mau komit untuk menjadikan bersaksi dan menjangkau jiwa sebagai lifestyle kami sehari-hari. Perlengkapi dan mampukan kami untuk menjadi penjala jiwa yang berhasil. Didalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.

Mari bertumbuh dalam Iman bersama Gereja Internet Keluarga Allah!

Ya! Saya Mau Bergabung!