Jaga Keluarga Dari Perselingkuhan

ReMIKA: Renungan Minggu Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Amsal 22:1-16

RHEMA HARI INI
Amsal 22:5 Duri dan perangkap ada di jalan orang yang serong hatinya; siapa ingin memelihara diri menjauhi orang itu.

“Maaf, tapi aku benar-benar tidak bisa hidup bersamamu lagi. Aku sudah mencintai pria lain…” itulah sepenggal kalimat yang dikirimkan seorang istri kepada suaminya melalui pesan WhatsApp. Begitu mudahnya seorang mengingkari janji sehidup semati yang pernah diucapkannya di hadapan Tuhan. Itulah akibat dari sebuah perselingkuhan yang terus-menerus dibiarkan. Di Amerika Serikat, tercatat angka perselingkuhan pasangan menikah antara 30-60%. Dalam sebuah kajian yang dilakukan oleh Kristina Gordon pada tahun 1997, ia mendapatkan fakta bahwa lebih dari separuh pasangan menikah yang dilanda perselingkuhan berakhir dengan perceraian, dan 90% dari penyebab perceraian adalah perselingkuhan.

Perselingkuhan pasti akan membawa dampak yang sangat buruk dalam keluarga. Timbulnya rasa saling tidak percaya, kemarahan yang meluap, dendam dan kebencian kepada pasangan. Selain itu, perselingkuhan juga berdampak kepada anak. Perselingkuhan yang dilakukan oleh orang tua bisa membuat anak tidak percaya dengan pernikahan yang sakral, loyalitas, keharmonisan rumah tangga dan juga hal lainnya.

Itu sebabnya, sebagai keluarga Kristen, kita harus berjuang untuk menjaga keluarga kita dari perselingkuhan. Sebab perselingkuhan sangat merusak keluarga dan bisa mendatangkan kehancuran dalam keluarga. Ikutilah bagian keempat kotbah bulan Juni “Miracle for Family Restoration” atau “Mujizat Pemulihan Keluarga” yang berjudul “Save Your Marriage From Infidelity” atau “Selamatkan Pernikahan Anda Dari Perselingkuhan” Dapatkan jadwal ibadah lengkap gereja kita di https://gbika.org/site/lokasi-dan-jadwal-ibadah/ Anda juga bisa mengikuti ibadah Keluarga Allah melalui streaming di www.keluargaallah.tv Bagikan link ini kepada kerabat, kenalan, atau keluarga Anda yang membutuhkan pemulihan keluarga sehingga mereka juga bisa diberkati.

RENUNGAN
PERSELINGKUHAN itu MERUSAK. Hindarkan keluarga Anda darinya.

APLIKASI
1. Menurut Anda, apakah keluarga Anda tidak mungkin terlibat di dalam perselingkuhan?
2. Mengapa?
3. Apa komitmen yang akan Anda ambil supaya keluarga Anda terhindar jauh dari perselingkuhan?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan, tolong kami memiliki kasih yang sejati seperti kasih-MU dan tolong kami bisa mempraktekkan kasih sejati itu di dalam keluarga kami, sehingga keluarga kami benar-benar dijauhkan dari segala hal yang bisa menimbulkan perselingkuhan. Kami rindu keluarga kami dipenuhi dengan kemuliaan-MU. Terimakasih Tuhan. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.