Jagai Anak-Anak Kita

ReSIKA: Renungan Siang Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Ulangan 25:17-19

RHEMA HARI INI
Ulangan 25:18 bahwa engkau didatangi mereka di jalan dan semua orang lemah pada barisan belakangmu dihantam mereka, sedang engkau lelah dan lesu. Mereka tidak takut akan Allah.
Bapak dan ibu Yoni, sepasang hamba Tuhan, sedang melakukan pelayanan di luar negeri. Mereka meninggalkan ketiga anak mereka bersama orang tua dari ibu Yoni. Ketika KKR sedang berlangsung, tiba-tiba salah satu anak mereka mimisan hebat. Darah segar mengucur dengan derasnya dari hidung Sinta, si anak sulung. Tentu saja opa dan oma yang bertanggung jawab menjaga cucu-cucunya tersebut kalang kabut. Mereka pun segera berusaha menghubungi anak menantu mereka, namun karena sedang melayani di ibadah KKR, tentu saja tidak ada satu pun telepon yang diangkat.

Di tengah kepanikan, oma diingatkan Tuhan untuk berdoa. Mereka berlima bersama-sama bergandengan tangan melakukan doa peperangan. Selang beberapa waktu, Sinta menyadari bahwa ia sudah tidak lagi mimisan. Rupa-rupanya di tengah-tengah doa, darahnya berhenti mengalir. Seusai KKR, ibu Yoni segera menghubungi orang tuanya, menanyakan apa yang terjadi tadi. Dan oma pun menceritakan segala sesuatunya. Mereka masih harus melayani KKR beberapa hari lagi, namun kali ini mereka sepakat untuk senantiasa memagari seluruh keluarga mereka dengan bilur darah-Nya sehingga tidak ada satu kuasa pun yang dapat menyentuh keluarga itu.

Hari-hari ini banyak sekali kita mendengar adanya mujizat-mujizat yang ajaib terjadi di tengah-tengah kita. Namun tanpa kita sadari, sebenarnya ada banyak serangan-serangan juga tengah terjadi. Tentu saja iblis tidak akan suka ada great revival terjadi, oleh karena itu pasti ia mengirimkan serangan-serangan untuk merusak segala sesuatunya. Mungkin anak-anak kita tidak diserang secara jasmani, namun mengalami kematian secara rohani. Mereka kehilangan semangat untuk berdoa, mereka ditawan oleh pergaulan yang salah, ditawan oleh kecanduan bermain game, ditawan oleh pikiran-pikiran dunia dan lain-lain. Maka dari itu, hendaklah kita jangan lelah untuk menjagai anak-anak jasmani dan juga anak-anak rohani kita dari serangan-serangan si jahat. Sehingga great revival boleh tetap tergenapi dalam seluruh aspek kehidupan kita.

RENUNGAN
Di tengah great revival JANGAN LENGAH MENJAGAI anak-anak jasmani dan anak-anak rohani kita.

APLIKASI
1. Sudahkah Anda menjagai anak-anak jasmani dan rohani Anda?
2. Menurut Anda, mengapa Anda harus senantiasa waspada dan menjagai anak-anak jasmani dan rohani Anda?
3. Bagaimana cara Anda untuk menjagai anak-anak jasmani dan rohani Anda?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan, terima kasih untuk kebangunan rohani besar-besaran yang sedang terjadi di tengah-tengah kami. Terima kasih untuk kegerakan greay revival ini. Kami mau senantiasa waspada dan berjaga-jaga, sehingga iblis tidak dapat melakukan serangan balik untuk menggagalkan tergenapinya great revival dalam hidup kami. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.