Jangan Di Luar Tuhan

Renungan Keluarga Allah
Kamis, 17 November 2016

BACAAN HARI INI

Lukas 9 : 22-27

RHEMA HARI INI

Lukas 9:25 Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia, tetapi ia membinasakan atau merugikan dirinya sendiri?

Perumpamaan tentang anak yang hilang pasti sudah tidak asing bagi kita. Seorang anak yang meminta bagian warisannya, pergi dari rumah ayahnya dan menghabiskan seluruh harta kekayaannya untuk kesenangannya sendiri. Pada awalnya, kehidupan di luar sangat menarik baginya. Ia memiliki banyak teman, bisa berpesta, dan berfoya-foya menghamburkan uang. Akan tetapi, kesenangan itu hanya sesaat saja. Ketika uangnya mulai habis, teman-temannya mulai meninggalkannya. Ketika hartanya sudah tidak tersisa, ia pun berakhir dengan menjadi penjaga babi demi bertahan hidup. Saat kelaparan melandanya, ia mengingat alangkah enaknya buruh upahan di rumah ayahnya.

Mungkin kita pernah seperti anak bungsu ini. Iblis menggoda kita dengan tawaran dunia dan kita mulai melangkah keluar dari Tuhan. Kita terjatuh ke dalam perangkapnya. Di luar perlindungan Tuhan, kita pun terjebak masalah berat dan seolah tidak ada jalan keluar. Ya, semua pilihan ada di tangan kita, karena Tuhan tidak pernah memaksa kita. Namun, meski Tuhan memberikan kebebasan bagi kita untuk memilih hidup seperti apa yang akan kita jalani, ingatlah bahwa apa yang kita pilih di dunia ini menentukan pilihan kita di surga. Ketika kita terpisah dari Tuhan dan meninggalkan-Nya, pada awalnya mungkin tampak baik-baik saja, tetapi pada akhirnya kita akan kehilangan berkat, martabat dan kebahagiaan kita. Amsal 14:12 mengatakan, “ Ada jalan yang disangka lurus, tetapi ujungnya menuju maut.”

Sekalipun saat ini Anda mengalami pergumulan yang sangat berat, jangan tinggalkan Tuhan! Mungkin di luar Tuhan, ada tawaran yang lebih indah dan lebih menguntungkan. Namun, bertahanlah untuk setia dan taat. Ingatlah bahwa orang yang setia dalam perkara kecil akan diberi kepercayaan dalam perkara besar. Berkat dari Tuhan pasti melebihi berkat yang ditawarkan dunia ini. Jika di dunia kita memilih terpisah dari Tuhan, maka nantinya kita tidak mungkin berada di surga di mana Tuhan berada. Oleh karena itu, sadarilah bahwa yang terpenting adalah mempersiapkan hidup dalam kekekalan dan mendapat bagian dalam kerajaan Allah. (LEW)

RENUNGAN

Segala sesuatu yang tampak indah dan menguntungkan DI LUAR TUHAN dapat membuat kita KEHILANGAN TEMPAT DI RUMAH BAPA

APLIKASI

  1. Apakah saat ini Anda jauh dari Tuhan?
  2. Komitmen apa yang Anda ambil untuk kembali kepada Tuhan?

DOA UNTUK HARI INI

“Bapa, ampuni kalau kami pernah jauh dari Engkau, ampuni kami kalau kami pernah tergoda dengan dunia ini. Kami mau hidup bersama-Mu selamanya. Kami rindu mendapat bagian dalam kerajaan-Mu. Terima kasih, Tuhan. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

BACAAN ALKITAB SETAHUN

1 Samuel 15-17