Jangan Lambat Menjadi Dewasa Rohani

Renungan Keluarga Allah
Selasa, 24 Mei 2016

BACAAN HARI INI

Efesus 4:1-16

RHEMA HARI INI

Efesus 4:13 sampai kita semua telah mencapai kesatuan iman dan pengetahuan yang benar tentang Anak Allah, kedewasaan penuh, dan tingkat pertumbuhan yang sesuai dengan kepenuhan Kristus;

Sepasang suami istri mempunyai 2 orang anak perempuan kembar bernama Lena dan Luna. Kedua anak perempuan ini berumur 20 tahun. Meskipun secara fisik mereka sangat sulit dibedakan, karakter mereka amatlah bertolak belakang. Lena adalah seorang gadis yang pemarah, dan seringkali berkata-kata tanpa berpikir terlebih dahulu. Sedangkan Luna berpembawaan tenang, dan sangat menjaga kata-katanya.

Suatu ketika sang Ayah mendapat bonus besar sehingga bisa membeli mobil baru. Hal ini membuat Lena dan Luna merasa senang karena mereka ingin “lebih bebas” untuk memakai mobil lama. Biasanya Ayah atau Ibu selalu menemani mereka jika mereka mengendarai mobil lama.

Ayah memang memperbolehkan Luna untuk mengendarai mobil lama sendirian, tetapi Lena masih tetap harus ditemani ketika mengendarai mobil lama. Tentu saja hal ini membuat Lena merasa kecewa. Ayahpun menjelaskan kepada Lena bahwa alasan utama Ayah tidak mengijinkan Lena mengendarai mobil sendirian adalah karena Lena belum bisa mengendalikan emosinya saat mengendarai mobil. Meski Lena sudah berumur 20 tahun, Lena belum cukup “dewasa” untuk mengendarai mobil sendirian.

Jika seorang ayah di bumi saja cukup bijaksana untuk mengawasi perkembangan karakter anak-anaknya, apalagi Bapa kita di Sorga. Bapa di Sorga juga mengawasi perkembangan rohani setiap anak-anakNya. Kedewasaan rohani kita menentukan seberapa besar berkat dan tanggung jawab yang dapat kita terima. Dan berkat yang kita terima juga disertai dengan tanggung jawab dalam penggunaan berkat tersebut. Orang Kristen yang dewasa rohani tentu saja menerima berkat yang berbeda dari orang Kristen yang masih kanak-kanak rohani.

Jadi seperti apakah dewasa rohani itu? Orang Kristen yang dewasa rohani sudah terlatih untuk membedakan mana yang baik dan yang jahat sehingga tidak diombang-ambingkan oleh rupa-rupa angin pengajaran, ataupun oleh permainan palsu manusia dalam kelicikannya yang menyesatkan. Orang Kristen yang dewasa rohani bisa menerima pengajaran kebenaran yang kurang enak didengar, karena ia tahu ajaran itu baik untuk pertumbuhan rohaninya. Sudahkah Anda dewasa rohani? Ingatlah bahwa kedewasaan rohani Anda menentukan seberapa besar berkat dan tanggung jawab yang Anda terima. Jadi jangan mau berlambat-lambat untuk menjadi dewasa rohani.

RENUNGAN

Pertumbuhan rohani yang LAMBAT membuat kita tidak bisa menerima berkat yang disediakan Tuhan bagi anak-anakNya yang DEWASA.

APLIKASI

  1. Firman Allah manakah yang menegur Anda dan membuat Anda bertumbuh secara rohani?
  2. Berkat dan tanggung jawab apakah yang Bapa berikan bagi Anda saat Anda berhasil mengaplikasikan Firman Allah tersebut? Ceritakan!

DOA UNTUK HARI INI

Bapa yang bertahta di Kerajaan Sorga, terima kasih atas setiap Firman yang Bapa berikan atas hidup kami. Bapa, mohon berikanlah kami hati yang senantiasa terbuka dan rendah hati sehingga setiap kami menjadi dewasa rohani sesuai dengan kehendakMU. Di dalam Nama Yesus kami berdoa. Amin.

BACAAN ALKITAB SETAHUN

Markus 4-5