Jangan Menyimpan Kasih Allah Untuk Diri Sendiri

Worship Audio

Bacaan Alkitab Setahun

1 Tawarikh 16-18
Yohanes 7:28-53

BACAAN HARI INI

Matius 28:16-20

RHEMA HARI INI

Matius 28:19 Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,

Bu Titin sangat mengasihi anak-anaknya. Setiap tahun di bulan Desember, ia membuat kue Natal yang sangat spesial untuk ketiga anaknya. Sebelum berangkat kerja, ia menitipkan kue-kue tersebut kepada anaknya yang paling besar, dengan pesan agar kue tersebut dibagikan kepada adik-adiknya. Namun si sulung tidak memberikan kue-kue yang menjadi bagian adik-adiknya. Ia simpan kue tersebut untuk dirinya sendiri. Keesokan harinya, saat ia hendak memakan kue tersebut, ia menemukan kue tersebut sudah basi. Ia sangat menyesal atas perbuatannya. Pertama, karena sikapnya yang egois. Kedua, karena ia telah menyia-nyiakan berkat kue Natal yang telah dibuat ibunya dengan susah payah. Yang ketiga, karena sikapnya, adik-adiknya jadi tidak bisa menikmati kue Natal spesial dari sang ibu tahun itu.

Sebagai anak-anak Allah, termasuk tipe manakah kita? Tipe “si sulung”, yang egois dan memendam semua berkat untuk dirinya sendiri, atau seperti Yesus, Putra Allah, yang rela berkorban nyawa agar banyak jiwa diselamatkan? Sadarilah, hari-hari ini banyak domba-domba yang terhilang dan tersesat di luar sana. Mereka begitu merindukan kasih Allah yang sejati, tetapi mereka tidak tahu bagaimana caranya untuk datang dan menerima kasih Allah yang sejati itu. Padahal, kita ada dalam kelimpahan anugerah-Nya.

Sadari bahwa hidup kita di dunia ini bukan untuk diri kita lagi. Janganlah kita menjadi orang yang menyimpan kasih Allah untuk diri sendiri. Beritahukan kepada dunia bahwa Allah begitu mengasihi mereka. Bagaimanapun Tuhan Yesus berkata, “Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus.” Itulah panggilan hidup kita yang sejati. Yaitu untuk menjalankan Amanat Agung Tuhan. Oleh karena itu, jadilah seperti Yesus, Domba Allah yang Mulia, yang rela berkorban, menjadi jalan, supaya semua orang berdosa bisa datang pada kasih yang sejati itu, untuk menerima berkat keselamatan dan anugerah-Nya yang berlimpah-limpah.

RENUNGAN

JANGAN MENYIMPAN kasih Allah untuk diri sendiri, BERITAHUKAN KEPADA DUNIA bahwa Allah BEGITU MENGASIHI mereka.

APLIKASI

1. Apa amanat agung Tuhan bagi setiap anak-anak Tuhan?
2. Sudahkah Anda menjalankan amanat agung Tuhan, untuk memberitakan kepada dunia bahwa Allah begitu mengasihi mereka? Mengapa demikian?
3. Siapa saja orang-orang yang akan Anda temui, untuk Anda bagikan kabar sukacita dan keselamatan dari sorga? Tuliskan nama-nama mereka, doakan, dan buatlah jadwal untuk mengunjungi mereka!

DOA UNTUK HARI INI

“Bapa yang baik, terima kasih untuk semua pengorbanan dan anugerah yang sudah Engkau limpahkan bagi kami. Ampuni kami, jika kami sering kali menyia-nyiakan pengorbanan dan anugerah yang sudah Engkau limpahkan bagi kami. Kami tidak mau menyimpan kasih Allah untuk diri kami sendiri lagi, tetapi kami mau beritahukan kepada dunia bahwa Allah begitu mengasihi mereka. Sehingga mereka juga beroleh kasih yang sejati dan anugerah-Mu yang berlimpah-limpah sama seperti kami. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin”