Jangan Putus Asa, Andalkan Tuhan

ReSIKA: Renungan Siang Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Filipi 4:10-20

RHEMA HARI INI
Filipi 4:13 Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.

Seekor tikus gemetar ketakutan, kira-kira jarak 5 meter di depannya ia melihat seekor ular besar yang sedang lapar mencari mangsa. Ia tidak tahu harus lari kemana, pastilah ular itu bisa lebih gesit dibanding dirinya. Di tengah keputusasaannya, tikus kecil itu mendengar derap langkah berat di belakangnya. Seekor gajah! Tanpa pikir panjang, tikus itu langsung berlari naik melalui kaki gajah dan terus naik sampai ke punggung gajah. Saat ini dirinya sudah berada di atas punggung gajah. Dengan penuh percaya diri dan keberanian, ia melewati ular yang masih kelaparan mencari mangsa itu.

Mungkin kondisi kita saat ini seperti tikus yang ketakutan terhadap ular yang sedang kelaparan. Persoalan yang mengancam hidup kita seolah-olah momok yang tidak bisa kita hindari. Sementara untuk menghindarinya kita tidak punya daya atau kekuatan yang memadai. Dalam keadaan seperti itu, jangan berpikir untuk lari kemanapun, larilah kepada Tuhan. Seperti tikus yang segera mengambil keputusan untuk lari naik ke punggung gajah, itulah juga yang harus kita lakukan, lari kepada Tuhan, menyerahkan segala sesuatunya ke dalam tangan Tuhan dan mengandalkan-Nya sepenuhnya.

Ketika kita mengandalkan Tuhan sepenuhnya, maka kita bisa berkata bahwa segala perkara dapat kita tanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepada kita. Janganlah kita berputus asa di tengah tekanan berat, tetap andalkan Tuhan, maka kita akan melihat karya-Nya nyata atas hidup kita. Kita akan melihat pertolongan-Nya yang tidak pernah terlambat serta pembelaan-Nya yang ajaib terjadi atas kita.

RENUNGAN
JANGANLAH PUTUS ASA di tengah tekanan berat, tetap ANDALKAN TUHAN!

APLIKASI
1. Persoalan apakah yang membuat Anda putus asa saat ini?
2. Kemanakah Anda mencari pertolongan untuk persoalan Anda?
3. Komitmen apakah yang akan Anda buat supaya Anda bisa bangkit dari keputusasaan dan mengandalkan Tuhan sepenuhnya?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa yang baik, terima kasih karena Engkau selalu ada untuk kami. Engkau selalu memberikan kami penghiburan dan kekuatan yang berlimpah-limpah, sehingga kami beroleh kekuatan baru untuk bangkit kembali. Berkaryalah dalam hidup kami, sehingga kami boleh menjadi kesaksian yang menguatkan banyak orang yang melalui permasalahan yang sama dengan kami. Di dalam nama Tuhan Yesus kami sudah berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.