Janji Tuhan Dinyatakan Atas Kami

Shalom untuk semuanya yang dikasihi Tuhan. Saya Daniel Tanto Gardjito usia 78 tahun akan bersaksi lagi sebagai berikut: Kami amat bersyukur kemandirian kecil-kecilan dapat mencukupi kebutuhan keluarga walaupun baru pas-pasan. Kami selalu berdoa dan berusaha lebih maju. Tapi setiap ada kemajuan selalu berujung kegagalan.
Tuhan benar-benar penuh kasih, sehingga doa kami dijawab berwujud pewahyuan atau rhema yang lewat teman dekat kami. Keluarga kami ibarat pohon masih kecil sedang tumbuh, tapi sudah ada burung-burung nakal dan jahat mematuk-matuknya sehingga banyak dahan dan rantingnya yang patah. Pesan rhema tersebut: jangan sekali-kali dihardik atau bahkan dibunuh burung-burung tersebut. Nanti mereka kelelahan sendiri sementara bulu-bulunya banyak yang lepas, sehingga akhirnya tak dapat terbang layaknya burung lainnya. Bulu-bulu beserta kotoran yang sempat keluar karena emosinya yang tinggi justru menjadi rabuk. Akhirnya pohon semakin besar, kuat, rindang dan berbuah lebat serta manis-manis.

pak daniel

Tak lama saya mendapat panggilan untuk bekerja di suatu perusahaan di luar kota. Rupa-rupanya pewahyuan tadi bukan isapan jempol, sebab saya dihadang seseorang yang berkata bahwa tak mungkin saya bisa mengalahkan Goliat yang dengan kata lain saya tak akan berhasil di perusahaan itu nanti. S2D seperti rhema tersebut tetap kulakukan sementara saya dengan tekat bulat memenuhi panggilan tersebut.

Tuhan benar-benar mengambil alih permasalahannya. Sebulan saya bekerja disitu, Tuhan memberi/menganugerahi dengan kasih karunia-Nya, sehingga saya dapat mengajukan teori yang memberi jalan keluar sebuah oven tenaga minyak tanah saat itu yang diciptakan oleh bos senior, yang tak dapat berfungsi seperti harapannya. Setelah teori saya di-acc bos tersebut memerintahkan saya untuk membuat satu buah. Setelah hasil modifikasi berhasil seperti yang bos harapkan, langsung saya diperintah membuat 10 buah. Oven-oven tersebut memberi dampak positif terhadap hasil produknya, demikian sehingga penjualan produk menjadi laris sekali bak pisang goreng. Dengan demikian perusahaan sangat diuntungkan. Ibarat air mengalir ke bawah begitu juga sebagian keuntungan mengalir ke keluarga kami. Tuhan benar-benar selalu memenuhi janji-Nya dan sudah ada waktunya. Kuncinya apakah kita eksis berjalan bersama Dia. Demikian satu dari empat pengalihan masalah yang Tuhan tangani bila kita mau S2D untuk menghadapi fitnah dan sejenisnya. Kupercaya kalian semua terberkati dengan kesaksian ini dan Tuhan semakin dipermuliakan. Haleluya. Amin.

Daniel Tanto Gardjito-Jemaat GBI Keluarga Allah Solo