JELAI-JELAI MUJIZAT

a7RHEMA HARI INI
Rut 2:15-16 Setelah ia bangun untuk memungut pula, maka Boas memerintahkan kepada pengerja-pengerjanya: “Dari antara berkas-berkas itupun ia boleh memungut, janganlah ia diganggu; 16 bahkan haruslah kamu dengan sengaja menarik sedikit-sedikit dari onggokan jelai itu untuk dia dan meninggalkannya, supaya dipungutnya; janganlah berlaku kasar terhadap dia.”

Rut saat itu sedang dalam keadaan yang miskin, kekurangan dan menderita, sehingga ia harus bekerja mengumpulkan jelai di ladang milik Boas. Namun karena dalam pergumulannya ini Rut tidak bersungut-sungut atau menggerutu kepada Tuhan, namun justru sebaliknya ia mengijinkan Tuhan memperbarui hatinya, maka Tuhan berperkara dalam hidupnya. Boas yang sudah mendengar tentang kesetiaan Rut yang luarbiasa itu berbelas kasihan kepadanya, sehingga mengijinkan Rut untuk memungut jelai di ladangnya. Bahkan dengan sengaja Boas menyuruh pegawai-pegawainya untuk menjatuhkan sedikit-sedikit berkas jelai itu supaya bisa dipungut oleh Rut.

Demikian juga dengan kita. Didalam pergumulan kita, kalau kita mengijinkan Tuhan memperbarui hati kita, maka Tuhan akan menyuruh malaikat-malaikat-Nya dengan sengaja menjatuhkan jelai-jelai berkat yang tidak kita usahakan. Sebuah keluarga baru sedang bergumul untuk hidup mandiri dan memiliki rumah sendiri. Selama ini mereka masing menumpang di rumah orang tua sang suami. Dalam pergumulannya itu, pasangan suami istri ini sering sekali berselisih pendapat. Suaminya berkata bahwa mereka harus langsung membeli rumah saja, tetapi istrinya berpendapat bahwa keuangan mereka belum mampu dan harus mengontrak rumah dulu saja. Akibatnya, dalam perjuangan mereka bisa tinggal di rumah sendiri secara mandiri, mereka belum bisa mendapatkan titik temu. Sampai akhirnya, sang istri dijamah oleh Tuhan hatinya. Ia merasa sebagai istri ia harus tunduk kepada suami. Maka ia menyerahkan semua keputusannya kepada suaminya. Ia katakan kepada suaminya kalau memang mau membeli rumah, istrinya mau sepakat dan mendukung suaminya sepenuhnya. Dan ternyata mujizat Tuhan terjadi, sungguh-sungguh keluarga baru ini dimampukan oleh Tuhan untuk membeli rumah sendiri, bukan dari uang mereka, dan mereka tidak perlu membayar secara kredit, tetapi tiba-tiba ada berkat Tuhan yang datang bagi mereka dan cukup untuk membeli sebuah rumah bagi mereka! Saudara tidak akan pernah menduga apa yang bisa terjadi ketika saudara mengijinkan hati saudara diperbarui oleh Tuhan!

RENUNGAN
Ketika kita mengijinkan Tuhan MEMPERBARUI HATI kita, maka Tuhan akan menjatuhkan JELAI-JELAI MUJIZAT-NYA dalam hidup kita!

APLIKASI
1. Apakah saudara sudah merasakan jelai-jelai mujizat ketika saudara sudah memperbaharui hati saudara?
2. Jika belum hal apa yang akan saudara lakukan dan jika sudah, komitmen seperti apa yang akan saudara ambil?

DOA UNTUK HARI INI
Tuhan bersyukur punya Bapa yang baik, kami mengijinkan Engkau untuk senantiasa memperbaharui kehidupan kami Tuhan karena kami tahu ketika hati kami diperbaharui jelai-jelai mujizat akan Engkau sediakan bagi setiap kami. Terimakasih Tuhan. Amin