Jemaat Pemenang Jiwa

ReSIKA: Renungan Siang Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
1 Tesalonika 2:1-12

RHEMA HARI INI
1 Tesalonika 2:9 Sebab kamu masih ingat, saudara-saudara, akan usaha dan jerih lelah kami. Sementara kami bekerja siang malam, supaya jangan menjadi beban bagi siapa pun juga di antara kamu, kami memberitakan Injil Allah kepada kamu.

Pagi itu Boni hendak berangkat ke sekolah, namun rupa-rupanya sopir keluarganya tidak masuk bekerja, sehingga akhirnya Boni pun memutuskan untuk naik becak. Di perjalanan tiba-tiba hatinya tergerak untuk bercerita tentang kebaikan Tuhan dalam hidupnya. Tanpa pikir panjang pun Boni mengajak tukang becak itu berbincang-bincang, dan ia pun bersaksi atas mujizat yang baru saja ia alami. Ya, beberapa bulan lalu Boni mengalami kecelakaan motor hebat, tetapi sungguh ajaib perlindungan Tuhan karena sekalipun motornya hancur remuk, Boni utuh sehat tanpa ada setitik gores pun di tubuhnya.

Ketika Boni selesai bercerita, tiba-tiba saja tukang becak tersebut menangis. Tentu saja Boni kebingungan, siapa sangka bahwa ceritanya dapat menyentuh hati bapak itu. Ternyata tidak hanya Boni saja, bapak becak itu sendiri pun heran mengapa tahu-tahu ada kehangatan dalam hatinya dan air mata mengalir begitu saja. Boni kemudian mendoakan si bapak becak dan tak lupa ia mengajaknya ke gereja. Sungguh luar biasa cara Tuhan bekerja, karena hanya dengan begitu saja, bapak becak itu dengan mudahnya langsung mau menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamatnya.

Sadarkah Anda bahwa ini adalah saatnya penuaian jiwa-jiwa itu terjadi. Ini adalah saatnya kita bergerak menghasilkan buah bagi kerajaan Allah. Mari gunakan waktu ini sebaik-baiknya. Dimanapun dan kapanpun kita berada, kita bisa memenangkan jiwa bagi Tuhan selama kita mau dipakai menjadi alat-Nya. Menyelamatkan jiwa ternyata tidak sesulit yang kita bayangkan. Ketika kita mau dan melangkah, maka Tuhan sendiri yang akan mengambil alih segala sesuatunya. Sehingga melalui kesaksian hidup kita, jiwa-jiwa boleh dimenangkan bagi Tuhan.

RENUNGAN
Tuhan MAU kita menjadi JEMAAT PEMENANG JIWA.

APLIKASI
1. Sudahkah Anda berbuah bagi kerajaan Allah?
2. Menurut Anda, mengapa Tuhan menginginkan kita menjadi pemenang jiwa?
3. Tuliskanlah komitmen Anda untuk dapat menghasilkan buah jiwa-jiwa!
DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan, kami tahu bahwa Engkau rindu menyelamatkan jiwa-jiwa yang terhilang. Kami mau melangkah dalam musim panen ini, ya Bapa. Kami mau menjadi pemenang jiwa-jiwa, agar kami dapat berbuah lebat bagi kerajaan-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.