Jendral Iman Karena Doa Puasa

ReMAKA: Renungan Malam Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Galatia 6:1-10

RHEMA HARI INI
Galatia 6:8 Sebab barangsiapa menabur dalam dagingnya, ia akan menuai kebinasaan dari dagingnya, tetapi barangsiapa menabur dalam Roh, ia akan menuai hidup yang kekal dari Roh itu.

Ade Rai adalah seorang sosok yang cukup dikenal di Indonesia. Ya, dia adalah seorang atlet binaraga yang juga merupakan seorang public figure. Pernah ia diwawancarai mengenai pola hidupnya sehari-hari dan ia mengatakan bahwa setiap minggunya ia melakukan latihan angkat beban sebanyak 10-15x. Selain itu ia pun juga sangat menjaga apapun yang ia masukkan ke mulutnya seperti mengkonsumsi banyak protein, memilih jenis karbohidrat, mengurangi makanan manis, serta menjauhi makanan goreng-gorengan.

Pernah kah Anda mendengar sebuah peribahasa “kamu adalah yang kamu makan?” Kalimat tersebut menjelaskan bahwa apa yang kita makan, apa yang masuk ke dalam tubuh kita dapat menjadi cerminan siapa diri kita. Apabila kita gemar makan makanan yang sehat, maka kita pun akan dikenal sebagai orang sehat. Namun sebaliknya, jika apa yang kita makan adalah makanan-makanan yang tidak menyehatkan, tentu hal itu pun dapat mempengaruhi kehidupan kita. Demikian pula dengan roh kita, apabila kita tidak pernah atau jarang mengisi roh kita dengan makanan-makanan rohani, maka tidak heran bila roh kita pun lemah karena kelaparan.

Seorang binaragawan profesional seperti Ade Rai perlu rutin melakukan olah raga dan berlatih angkat beban agar otot-otot jasmaninya semakin kuat, apalagi roh kita. Untuk kita dapat berdiri teguh dalam iman, kita pun perlu melatih ‘otot-otot’ iman kita supaya kuat. Dengan kita berdoa dan berpuasa, sadarilah bahwa saat itu kita tengah melakukan olah roh karena sejatinya iman tidak bisa serta merta menjadi kuat seketika tanpa melalui proses pelatihan. Ketika kita menjalani doa dan puasa bersama Roh Kudus, maka iman kita pun akan dibangkitkan sehingga tidak ada suatu masalah atau beban hidup yang terlalu berat untuk kita hadapi.

RENUNGAN
Ketika kita melakukan DOA PUASA DALAM ROH, Tuhan akan MEMBANGKITKAN kita menjadi JENDRAL IMAN yang luar biasa.

APLIKASI
1. Sudahkah Anda melakukan doa puasa?
2. Menurut Anda, mengapa kita membutuhan doa puasa?
3. Setelah membaca ReMAKA hari ini, apa komitmen yang akan Anda lakukan untuk membangun kehidupan roh Anda?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan, terima kasih Engkau sudah menyadarkan kami melalui renungan hari ini. Kami mau mempunyai iman yang kuat dan kami tahu kami tidak akan memilikinya tanpa doa dan puasa. Mulai saat ini, kami mau berkomitmen untuk membangkitkan kehidupan roh kami, ya Bapa, agar kami boleh menjadi jendral iman yang luar biasa. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.