Kapasitas Hubungan Level Mempelai

RHEMA HARI INI
Yesaya 62 : 5   Sebab seperti seorang muda belia menjadi suami seorang anak dara, demikianlah Dia yang membangun engkau akan menjadi suamimu, dan seperti girang hatinya seorang mempelai melihat pengantin perempuan, demikianlah Allahmu akan girang hati atasmu.

Suatu ketika, seorang pendeta datang berkunjung ke rumah jemaatnya yang akan mengadakan ibadah ucapan syukur atas 25 tahun pernikahannya. Hamba Tuhan ini disambut dengan sangat baik oleh pasangan suami istri tersebut dan mereka mempersilakan bapak pendeta tersebut untuk masuk dan berbincang-bincang di rumahnya. Ketika pendeta dan sang suami sedang berbincang, sang suami mengerdipkan matanya ke arah istrinya. Tak lama, istrinya menuju dapur dan kembali dengan minuman hangat untuk mereka. Mereka masih mengobrol hingga hampir satu jam lamanya. Di tengah perbicangan mereka, sang suami kembali mengerdipkan mata pada istrinya dan tak lama istrinya datang lagi dengan membawa berbagai jenis kudapan untuk dinikmati. Beberapa menit kemudian, ganti sang istri yang mengerdipkan mata ke arah suaminya dan kemudian sang suami berkata kepada pendeta tersebut untuk mendoakan beberapa hal lain yang menjadi beban pergumulan mereka. Setelah selesai dengan berbagai hal yang mereka bicarakan, pendeta tersebut berpamitan untuk pulang. Sebelum melangkah keluar pintu, bapak pendeta tersebut berkata kepada pasangan suami istri ini, “Saya salut dengan kalian berdua. Hanya dengan kerdipan mata saja kalian bisa mengetahui maksud satu sama lain. Saya perhatikan sedari tadi saya tidak mendengar kalian berkata apapun selain melalui kerdipan mata saja.”

Seperti halnya pasangan dalam kisah diatas yang saling memahami satu sama lain, demikian juga setiap kita yang memiliki hubungan dekat dengan seseorang akan bisa memahami maksud orang tersebut tanpa harus mengatakan apapun. Demikian juga dalam hubungan kita dengan Tuhan. Semakin dekat hubungan kita dengan Tuhan, maka kita akan semakin memahami hati Tuhan. Oleh karena itu, tingkatkan posisi hubunganmu dengan Tuhan sampai LEVEL MEMPELAI, sebab posisi kita dalam hubungan dengan Tuhan sangat menentukan seperti apa Tuhan akan meresponi kita. Milikilah waktu lebih banyak untuk membangun hubungan dengan Tuhan dalam doa, pujian, penyembahan, dan Firman Tuhan sehingga semakin hari kita semakin dekat melekat dengan Pribadi-Nya yang penuh kasih dan di tahun 2014 ini kita bisa semakin memiliki kapasitas kehidupan yang besar karena Tuhan sendiri yang tinggal di dalam hidup kita.

RENUNGAN
Tingkatkan posisi hubunganmu dengan Tuhan sampai LEVEL MEMPELAI, sebab posisi kita dalam hubungan dengan Tuhan sangat menentukan seperti apa Tuhan akan meresponi kita.

APLIKASI
1. Mari evaluasi kehidupan kita. Seberapa banyak kita menyediakan waktu untuk membangun hubungan dengan Tuhan dibandingkan melakukan hal-hal yang lain ?

2. Tuliskan hal-hal apa saja yang perlu kita lakukan supaya semakin hari kita bisa semakin memahami hati Tuhan ?

DOA UNTUK HARI INI
Bapa yang baik, terimakasih untuk kasih karunia-Mu atas hidup kami sehingga kami bisa sepanjang waktu menemui Engkau. Ajari setiap kami Tuhan untuk senantiasa mengutamakan Engkau diatas segala hal sehingga semakin hari kami semakin memahami hati-Mu, pikiran-Mu, rencana-Mu, dan kehendak-Mu atas kehidupan kami. Terimakasih Bapa. Amen.