Karunia Iman Memberi

ReMAKA: Renungan Malam Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Ibrani 12:1-17

RHEMA HARI INI
Ibrani 12:2a Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus, yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan,

Sungguh bersyukur Tuhan memberi kita pemimpin seperti Pastor Obaja yang dapat menjadi contoh nyata bagaimana cara mengalami mujizat besar dengan cara memiliki iman yang besar untuk menabur. Pastor Obaja diberi karunia iman untuk berani menaburkan hidupnya, pekerjaannya, mobilnya, rumahnya, tanahnya, perusahaannya, bahkan segalanya bagi Tuhan. Sementara orang lain masih bimbang dan ragu-ragu, tapi Pak Obaja berani all out sepenuhnya. Itu sebabnya dia mengalami Mujizat Besar dalam hidupnya. Kasih karunia Allahlah yang memberikan iman yang besar dalam hati orang-orang seperti Pastor Obaja sehingga mereka bisa menabur dengan sukacita, dan mengalami mujizat besar.

Alkitab berkata “Siapa menunggu sampai angin dan cuaca sempurna, tak akan menanam dan tidak pula memetik hasilnya. (Pengkotbah 11:4 Terjemahan Bahasa Indonesia)”. Orang kalau terus melihat keadaan sekelilingnya dan dirinya akan sangat susah untuk bisa menabur, apalagi menabur dengan sukacita. Dan orang yang tidak menabur, tidak menuai. Jadi jangan biarkan kebimbangan dan keraguan memenuhi hati kita. Ini adalah penghalang terbesar untuk kita bisa menabur dan menuai.

Hanya orang-orang yang berani menabur dengan iman, yang akan mengalami kuasa Tuhan, dan menerima mujizat keuangan besar. Karena Janda Sarfat itu menabur dengan iman kepada Elia, maka Mujizat Besar terjadi: roti dan minyaknya tidak pernah habis; bukan hanya berkecukupan, tapi dia mengalami kelimpahan yang luarbiasa. Karena Ishak menabur dengan iman, maka pada tahun itu juga ia menuai 100x lipat, sehingga ia menjadi kaya, kian lama kian kaya, dan ia menjadi sangat kaya. Mari kita berdoa supaya karunia iman memberi ini diberikan kepada kita semua supaya kita berani menabur dengan iman dan mengalami The Great Financial Miracles.

RENUNGAN
Mintalah KARUNIA IMAN MEMBERI kepada Tuhan, supaya kita BERANI MENABUR dan dapat MENGALAMI mujizat keuangan besar

APLIKASI
1. Percayakah Anda segala berkat datangnya dari Tuhan dan setiap yang menabur pasti akan menuai?
2. Adakah situasi dalam kehidupan Anda yang menghalangi Anda untuk menabur?
3. Sudahkah Anda berdoa secara profetik agar Tuhan memberikan iman untuk menabur?

DOA HARI INI
“Bapa, dalam nama Tuhan Yesus segala kuasa yang menghalangi kami memiliki iman untuk menabur dengan sukacita kami patahkan! Kami terima karunia iman untuk berani menabur karena kami tahu ini saatnya mujizat besar terjadi atas kami! Terimakasih Tuhan. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.