Kasih Dan Ketaatan Yang Menentukan Level Otoritas

ReMAKA: Renungan Malam Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Mazmur 40:1-17

RHEMA HARI INI
Mazmur 40:8 aku suka melakukan kehendak-Mu, ya Allahku; Taurat-Mu ada dalam dadaku.”

Suatu hari pastor Vernon mendapat rhema dari Tuhan untuk menabur semua uang yang ia miliki. “Tetapi Tuhan, itu tabungan untuk sekolah anak kami, tetapi jika ini kehendak-Mu, berbicaralah juga kepada istriku.” jawab pastor Vernon. Beberapa hari kemudian ibu Anny, istri pastor Vernon datang kepadanya sambil menangis. “Ada apa, apakah Tuhan berbicara sesuatu kepadamu?” Tanya pastor Vernon. “Ya, Dia menyuruh kita menabur semua uang yang kita miliki,” jawab ibu Anny. Walau bagi mereka ini adalah sesuatu yang sangat besar dan berharga, mereka tetap taat dan menyerahkan semua uang tabungan untuk biaya sekolah anak mereka sebanyak dua ratus ribu dollar Amerika kepada Tuhan. Kini mereka telah menuai apa yang mereka tabur. Hal yang serupa, yaitu kasih dan ketaatan juga telah membuat pastor Obaja dan keluarga tidak segan-segan menabur semua yang mereka miliki, sehingga Tuhan sangat tersentuh dan tidak segan-segan membalas cinta mereka.

Tuhan telah melihat ketaatan pastor Vernon dan pastor Obaja yang luarbiasa kepada firman-Nya, sehingga hati Tuhan tersentuh dan tidak tanggung-tanggung menaikkan level otoritas mereka. Kepada pastor Vernon Tuhan percayakan tiga stasiun televisi, pertambangan emas, pertambangan berlian, pertambangan tembaga, dan tanah empat puluh tiga hektar di tengah kota. Kepada pastor Obaja, gedung gereja yang besar, stasiun televisi, stasiun radio, sekolah-sekolah, bahkan gereja lokal dimana-mana Tuhan percayakan kepadanya. Baik pastor Vernon maupun pastor Obaja telah menuai buah ketaatan mereka, dengan kasih sebagai faktor utama yang telah membuat mereka berani melangkah dan rela mengorbankan yang paling berharga yang mereka mereka miliki. Tidak heran jika perkenanan Tuhan turun atas mereka.

Tuhan sangat rindu mempercayakan otoritas dalam hal keuangan kepada kita, supaya pekerjaan Tuhan lebih lagi dinyatakan. Untuk itu taatlah kepada firman Tuhan. Ketika kita suka melakukan kehendak-Nya, kita akan hidup dalam firman-Nya, dan firman-Nya hidup di dalam kita (Mazmur40:8). Sehingga Tuhan bisa mempercayakan otoritas-Nya kepada kita seperti Daud, pastor Obaja dan pastor Vernon.

RENUNGAN
Ketika kita MEMILIH MENTAATI firman Tuhan, Tuhan akan MEMPERCAYAKAN OTORITAS dalam keuangan.

APLIKASI
1. Apa syarat untuk Anda bisa mendapat kepercayaan dalam hal otoritas dalam keuangan?
2. Mengapa Tuhan rindu mempercayakan otoritas dalam keuangan kepada kita?
3. Apa faktor pendukung untuk kita bisa mentaati firman Tuhan?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa terima kasih atas otoritas dalam segala aspek, khususnya dalam hal keuangan yang hendak Engkau curahkan atas kami. Penuhi kami dengan kasih-Mu, sehingga kami boleh memiliki ketaatan yang penuh untuk melakukan firman-Mu, sehingga otoritas tersebut menjadi milik kami sepenuhnya. Di dalam Nama Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.