Kasih Tuhan Adalah Sumber Pemulihan Keluarga

ReMAKA: Renungan Malam Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Roma 8:18-30

RHEMA HARI INI
Roma 8:28 Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.

Dalam bahasa Inggris, keluarga disebut dengan family. Banyak orang setuju dengan pendapat bahwa family merupakan akronim dari “father and mother, I love you”. Kalimat itu adalah bentuk ungkapan kasih sayang anak kepada orangtuanya yang timbul saat relasi antar semua anggota keluarga berjalan hangat dan sehat. Karena itu hakekat keluarga adalah relasi dan kepercayaan, lebih dari sekadar sebuah lembaga sosial. Relasi dan kepercayaan itu melibatkan orangtua, anak dan Tuhan.

Dr. James Dobson, seorang konsultan keluarga terkenal di Amerika Serikat, menyimpulkan bahwa salah satu rahasia kekokohan sebuah keluarga Kristen adalah berpusatkan kepada Kristus. Keluarga yang berpusat pada Kristus adalah keluarga yang mengasihi Kristus. Seperti yang ditulis Paulus di dalam Roma 8:28, bila sebuah keluarga mengutamakan kasih Kristus maka Allah turut bekerja dalam segala hal apapun di dalam keluarga itu. Di situ Allah selalu campur tangan, mendatangkan kebaikan dalam semua pergumulan dan permasalahan yang dihadapi.

Percayakah Saudara bahwa Tuhan selalu menyediakan anggur baru kasih Allah yang melimpah dalam keluarga? Peristiwa ajaib mujizat perkawinan di Kana Galilea, sebagai yang pertama dari tanda-tanda-Nya adalah bukti bahwa Tuhan sangat peduli dengan anggur baru di dalam keluarga. Anggur itu melambangkan kasih. Marilah kita utamakan Yesus dalam keluarga kita. Ketika Yesus hadir maka keluarga kita akan selalu penuh dengan kasih Tuhan. Ketika Yesus hadir, Ia akan selalu campur tangan untuk mengatasi semua persoalan dan melimpahi keluarga kita dengan berkat mujizat luar biasa.

RENUNGAN
Apapun PERMASALAHAN keluarga kita, Tuhan akan CAMPUR TANGAN dan bekerja dengan CARA-NYA YANG AJAIB, sehingga PEMULIHAN bisa terjadi.

APLIKASI
1. Bagaimanakah kondisi keluarga Saudara saat ini?
2. Undanglah Yesus untuk masuk ke dalam keluarga, ambil komitmen untuk selalu mengutamakan Kristus dan menerapkan kasih Kristus dalam keluarga Saudara!
3. Doakanlah keluarga Saudara, serahkanlah keluarga Saudara kepada Yesus, doakanlah seluruh anggota keluarga Saudara!

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan Yesus, kami bersyukur untuk keluarga kami. Pimpinlah keluarga kami, urapilah keluarga kami. Pakailah keluarga kami untuk menjadi saksiMu. Kami percaya, setiap pergumulan yang kami alami akan semakin mendewasakan kami dan menunjukkan betapa besar kasihMu atas keluarga kami. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.