Kasih Tuhan Tidak Bersyarat

BACAAN HARI INI
Lukas 15:11-32

RHEMA HARI INI
Lukas 15:20 Maka bangkitlah ia dan pergi kepada bapanya. Ketika ia masih jauh, ayahnya telah melihatnya, lalu tergeraklah hatinya oleh belas kasihan. Ayahnya itu berlari mendapatkan dia lalu merangkul dan mencium dia.

Di sebuah hutan yang lebat, hiduplah seekor induk kucing dan anaknya. Satu hari induk kucing itu jatuh sakit, ia menasihati anaknya untuk belajar mencari makan sendiri, sebab selama ini sang induklah yang mencarikan makan, walau anak kucing itu sudah mulai besar. Anak kucing yang malas dan manja merasa ibunya tidak sayang lagi padanya dan mengusirnya secara halus. Ia lalu pergi meninggalkan induknya yang tua dan sakit-sakitan.

Di perjalanan anak kucing itu berusaha mencari pengganti ibunya, mulai dari matahari, awan, angin, bukit, kerbau, rotan sampai tikus. Masing-masing dianggap paling perkasa untuk dijadikan ibunya, tapi ternyata semua merasa ada yang lebih hebat dari mereka. Tikus yang terakhir ia minta jadi ibunya pun menolak dan berkata bahwa masih ada yang lebih hebat darinya. Seekor kucing betina tua yang sekarang kabarnya sakit-sakitan dan sangat menderita. Apalagi setelah anak satu-satunya yang sangat disayanginya meninggalkannya. Anak kucing itu terduduk lemas, ia menyadari kesalahannya dan sekarang ia begitu rindu pada ibunya. Ia pun segera kembali, dan ternyata ibunya tetap menerimanya dengan penuh kasih sayang.

Cerita rakyat dari Sumatera, kasih ibu yang sejati, hampir serupa dengan perumpamaan tentang anak yang hilang dalam Lukas 15:11-32. Arti perumpamaan ini adalah Tuhan mengasihi kita apapun situasinya. Tidak ada yang bisa memisahkan kita dari kasih Allah yang sejati, kecuali kita sendiri yang murtad dan menolak kasih karunia Allah. Selama kita mau buka hati untuk kasih karunia Tuhan, maka seburuk apapun situasi dan kondisi kita, percayalah, TUHAN TETAP MENGASIHI KITA. Tanpa syarat, Tuhan selalu menunggu dan siap menerima kita yang terhilang, untuk kembali masuk ke rumah dan pelukan-Nya. Tak peduli seberapa lama kita sudah lari meninggalkan Tuhan, meninggalkan persekutuan dengan-Nya, meninggalkan ibadah atau meninggalkan pelayanan. Mari, dalam momen Natal ini, kita kembali pada Bapa kita. Kembali pada kasih dan anugerah-Nya. Kembali pada pelukan Bapa yang memulihkan dan menghapus semua dosa dan kesalahan kita.

RENUNGAN
Tuhan selalu MENUNGGU dan SIAP MENERIMA anak-anak-Nya yang terhilang untuk KEMBALI masuk ke RUMAH-NYA serta PELUKAN-NYA.

APLIKASI
1.    Apakah saat ini Anda merasa tengah lari dan mejauh dari Tuhan? Apakah penyebabnya?
2.    Apa yang menghalangi Anda untuk kembali pada Tuhan? Tahukah Anda bahwa itu adalah muslihat iblis yang tidak ingin Anda kembali pada kasih karunia Tuhan?
3.    Apa yang akan Anda lakukan sekarang, setelah percaya bahwa Tuhan mengasihi Anda tanpa syarat?

DOA UNTUK HARI INI
Tuhan Yesus, kami merasa sangat berharga karena Engkau mengasihi kami apapun kami adanya saat ini. Tuhan, ini kami. Kotor, compang camping dan carut marut kami datang pada-Mu. Kasih-Mu sanggup mengobati, membebat dan memperbaiki apa yang rusak dalam hidup kami. Kami percaya Tuhan dan kami terima pemulihan serta anugerah-Mu melimpah turun atas kami. Terima kasih Tuhan, di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.