Kebangkitan Karunia-Karunia Roh

ReMAKA: Renungan Malam Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
1 Petrus 4:7-11

RHEMA HARI INI
1 Petrus 4:10 Layanilah seorang akan yang lain, sesuai dengan karunia yang telah diperoleh tiap-tiap orang sebagai pengurus yang baik dari kasih karunia Allah.
Saat aliran listrik dihidupkan dan mulai mengalir melalui kabel-kabel, maka kita dapat menghidupkan atau mengaktifkan peralatan atau mesin-mesin yang menggunakan listrik sebagai sumber daya. Demikianlah saat Roh Kudus dicurahkan, sesuatu dalam diri kita akan mulai diaktifkan termasuk karunia-karunia Roh. Karunia Roh adalah kemampuan khusus yang diberikan kepada orang-orang percaya oleh Roh Kudus, untuk memuliakan Kristus dan membangun gereja-Nya. Karunia ini adalah hadiah atau pemberian dari Tuhan, yang tidak didapatkan melalui kerja keras, pelatihan ataupun dipelajari dari buku-buku.

Kita percaya dan kita imani bahwa Tuhan sedang bergerak membawa kebangunan rohani besar-besaran di tengah-tengah kita dan kebangkitan karunia-karunia roh di gereja kita adalah salah satu revival besar yang Tuhan kerjakan. Akan muncul orang-orang yang terima karunia berkata-kata dengan hikmat, sehingga banyak orang yang bicara dengan mereka akan bisa menemukan jalan keluar dan solusi. Akan ada banyak orang terima karunia menyembuhkan, sehingga saat mereka tumpang tangan dan mendoakan orang sakit, maka orang itu akan menerima kesembuhan Ilahi. Bahkan sebelum puncak pencurahan Roh Kudus di UC yang baru lalu, sudah banyak orang yang menerima karunia iman. Tanpa ada yang mendoakan, tanpa ada yang tumpang tangan, iman mereka dibangkitkan dengan luar biasa sampai ke level yang sangat tinggi sehingga mereka mendapat mujizat kesembuhan dan perkara-perkara besar terjadi dalam hidup mereka.

Apakah kita puas hanya menjadi penonton? Tentu tidak. Disaat Tuhan bekerja dengan Great Revival, mari kita berlomba untuk menjadi salah satu dari kegerakan Allah ini dengan menjaga hidup kudus di hadapan-Nya, dengan menjaga Api Roh Kudus itu terus menyala dalam diri kita. Kita minta supaya kuasa Tuhan bekerja, Karunia Roh dalam diri kita dibangkitkan dan bersama-sama kita menjadi alat kegerakan-Nya. Jikalau setiap jemaat-Nya menjadi saluran kebangkitan karunia-karunia Roh, tsunami mujizat akan lebih dahsyat lagi terjadi, gereja kita akan menjadi jawaban. Mujizat-mujizat yang tidak masuk akal akan lebih masif lagi dan tsunami jiwa-jiwa akan melanda dengan segera.

RENUNGAN
KEBANGKITAN karunia-karunia roh di GEREJA KITA adalah salah satu GREAT REVIVAL yang Tuhan kerjakan.

APLIKASI
1. Sudahkah Anda berdoa meminta Tuhan tunjukkan apa karunia Roh anda?
2. Pikirkanlah cara-cara Tuhan memakai Anda sekarang ini, manakah diantaranya yang paling menonjol?
3. Sudahkah Anda terlibat pelayanan di gereja lokal? Sebab karunia Roh bertujuan untuk membangun tubuh Kristus, yaitu gereja.

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan Yesus terima kasih atas karunia yang telah Engkau berikan pada kami. Kami tahu bukan karena kebaikan kami ataupun karena kami pantas menerimanya, namun semata-mata adalah kasih karunia-Mu. Tolong kami Tuhan untuk memurnikan tujuan kami, untuk melayani dengan kasih agar semua orang dapat melihat dan merasakan kasih-Mu pada mereka yang kami layani. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.