Keberanian Untuk Bersaksi

ReKA Video

 

Berlangganan ReKA Video melalui:

youtube

ReKA Audio

n

Klik tombol segitiga untuk mendengarkan pembacaan Renungan Keluarga Allah hari ini.

Bacaan Alkitab Setahun

pablo (1)

Klik gambar diatas untuk membaca dan mendengarkan pembacaan Alkitab Setahun untuk hari ini.

BACAAN HARI INI
Yohanes 15:18-22

RHEMA HARI INI
Yohanes 15:27 “Tetapi kamu juga harus bersaksi, karena kamu dari semula bersama-sama dengan Aku.”

“Tuhan Engkau baik, terima kasih buat makanan ini, dan aku akan lebih bersyukur lagi seandainya ada es krim untuk makanan penutup. Amin,” doa seorang anak yang sedang makan di restoran bersama ibunya. Beberapa orang yang sedang makan tidak sengaja mendengar doa itu dan tertawa. Namun, seorang wanita berkomentar, “Itulah yang salah dengan negara kita. Anak-anak tidak tahu cara berdoa. Bayangkan, ia meminta es krim kepada Tuhan!” Mendengar komentar itu, anak itu pun menangis. Lalu seorang pria tua mendekatinya dan berkata, “Aku kebetulan tahu bahwa Tuhan menganggap doamu tadi hebat.” Ia menunjuk kepada wanita yang berkomentar tadi, dan berbisik, “Sayangnya ia tidak pernah meminta es krim kepada Tuhan. Kadang es krim baik untuk jiwa.” Ketika sang ibu memesan es krim untuk hidangan penutup, putranya menatap es krimnya untuk beberapa saat. Kemudian ia mengambilnya, berjalan, dan menaruhnya di meja wanita tadi. Sambil tersenyum lebar, ia berkata, “Es krim ini dari Tuhan. Baik untuk jiwa, dan jiwaku sudah baik.”

Terkadang, menceritakan kebaikan Tuhan tidaklah sesulit yang kita pikirkan. Semudah kita menceritakan tentang kehebatan anak-anak kita kepada teman kita, semudah kita mempromosikan dokter langganan kita yang mengobati sakit kita, demikian juga seharusnya kita menceritakan kehebatan karya Tuhan dalam diri kita sendiri. Kebaikan Tuhan yang dikerjakan-Nya dalam hidup kita adalah cerita paling mudah diterima oleh orang-orang di sekitar kita.

Kita pun perlu menyadari, menyaksikan tentang kasih Tuhan adalah salah satu alasan kenapa mujizat dan pertolongan-Nya terjadi dalam hidup kita. Yang kita butuhkan hanyalah sedikit keberanian. Keberanian kita dalam menyaksikan perbuatan Tuhan yang ajaib dalam hidup kita adalah cara paling efektif yang kita bisa lakukan. Ketika kita berani bersaksi, Roh Kudus sendiri yang akan bekerja dalam setiap hati orang yang mendengarkan kesaksian kita. Itu sebabnya kita harus belajar untuk bersaksi dan memiliki dedikasi untuk selamatkan jiwa. Saat kita melakukan bagian kita, Tuhan akan melakukan bagian-Nya. Mujizat selamatkan jiwa terjadi dan panen raya jiwa-jiwa akan terjadi di gereja Tuhan. Amin.

RENUNGAN
Kita HARUS BERANI MENCERITAKAN apa yang TUHAN KERJAKAN di tengah-tengah kita.

APLIKASI
1. Sudahkah Anda memberikan kesaksian tentang kebaikan Tuhan dalam hidup Anda? Mengapa demikian?
2. Mengapa Anda perlu berani menceritakan kebaikan Tuhan?
3. Bagaimana Anda bisa mulai memberanikan diri untuk bersaksi kepada orang lain?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa yang baik, Engkau sungguh Allah yang luar biasa. Engkau tahu setiap pergumulan kami dan yang kami butuhkan. Biarlah semua kebaikan dan mujziat yang kami terima dalam hidup kami bisa menjadi kesaksian bagi orang-orang di sekeliling kami, sehingga kami pun bisa membawa mereka kepada-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus kami sudah berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.