Kedagingan Membuat Hati Menjadi Keras

BACAAN HARI INI
Markus 6:14-29

RHEMA HARI INI
Markus 6:20 sebab Herodes segan akan Yohanes karena ia tahu, bahwa Yohanes adalah orang yang benar dan suci, jadi ia melindunginya. Tetapi apabila ia mendengarkan Yohanes, hatinya selalu terombang-ambing, namun ia merasa senang juga mendengarkan dia.

“Besok mau pergi memancing lagi pak?” tanya bu Henti pada suaminya. “Iya bu, mumpung air sungainya sedang penuh. Pasti ikannya besar-besar.” jawab pak Agus. Bu Henti menghela nafas, sudah hampir setahun ini pak Agus selalu menolak jika diajak beribadah. Pak Agus lebih memilih pergi memancing sehari-harian. Sebenarnya bu Henti sudah kesal dengan hobi suaminya, tapi pak Agus pernah berkata padanya agar tidak bosan mengajaknya ke gereja. Dan berpesan agar bu Henti jangan sampai kendor kerajinan dan pelayanannya, sebab pak Agus melihat istrinya sebagai panutan. Masalahnya pak Agus belum mau meninggalkan hobinya. Ia hanya bisa berjanji, suatu hari nanti ia akan sungguh-sungguh beribadah dan mencari Tuhan.

Raja Herodes dalam ayat rhema kita hari ini, sebenarnya segan pada Yohanes Pembaptis, sebab raja tahu Yohanes adalah orang yang benar dan suci. Maka raja selalu melindungi Yohanes. Raja senang mendengarkan dia, walaupun di saat yang sama hatinya selalu terombang-ambing. Tapi pada akhirnya raja pula yang memerintahkan untuk memenggal Yohanes Pembabtis karena terlanjur berjanji pada anak perempuannya, Herodias. Ego dan rasa tinggi hati yang pasti akan mendapat malu bila mengingkari kata-katanya sendiri, akhirnya membuat raja Herodes membungkam hatinya yang mulai beriman.

Mungkin hal yang sama pernah kita alami. Kita pernah begitu dekat dengan keselamatan, di lubuk hati kita yang terdalam sebenarnya iman mulai timbul. Tapi rasa kedagingan kita, ego kita yang enggan meninggalkan hal-hal duniawi yang bagi kita menyenangkan, membuat kita jadi mengeraskan hati. Kita jadi menutup mata dan telinga rapat-rapat pada kebenaran. Jika demikian, sangat mustahil untuk mengharapkan mujizat atau kuasa Tuhan bekerja dalam hidup kita. Kalahkan dulu musuh iman kita, mintalah pertolongan Tuhan untuk membajak tanah hati kita yang keras. Agar iman dapat bertumbuh pesat sampai terjadi ledakan iman. Maka janji Tuhan akan dinyatakan dalam hidup kita, mujizat demi mujizat yang telah disediakan Tuhan, akan segera dikirim, tepat di depan pintu rumah kita.

RENUNGAN
KEDAGINGAN, EGO, dan KEDUNIAWIAN dapat MENGERASKAN HATI kita terhadap firman Tuhan.

APLIKASI
1. Bagaimana Anda menilai diri Anda saat ini? Apakah kedagingan dan hal-hal duniawi masih mendominasi hati anda?
2. Jika masih, apa yang membuat Anda begitu sulit meninggalkannya? Bisakah Anda menjelaskan manfaatnya, jika kelak Anda bertemu Tuhan dan ditanya?
3. Apa komitmen Anda untuk mulai mengikis kedagingan, ego dan hal-hal keduniawian?

DOA UNTUK HARI INI
Tuhan Yesus, tolong lembutkanlah hati kami. Kami rindu untuk percaya dan menerima firman-Mu dengan segenap hati kami. Tolong bantu kami Tuhan, untuk melawan ego, kesombongan dan kedagingan kami. Hancurkan dan runtuhkanlah setiap hal yang menyebabkan iman kami tidak dapat bertumbuh. Terima kasih Tuhan, di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.