28 November 2015: Kedewasaan Vs Kenyamanan

BACAAN HARI INI

Ibrani 12:1-29

RHEMA HARI INI

Ibrani 12:6 karena Tuhan menghajar orang yang dikasihi-Nya, dan Ia menyesah orang yang diakui-Nya sebagai anak.”

Pernahkah Anda membayangkan proses kehidupan seorang juara? Mungkin beberapa diantara kita tidak ingin hidup seperti calon juara harus hidup. Mengapa? Sebab hidupnya pasti jauh dari kenyamanan. Hidupnya penuh dengan disiplin dan pelatihan.

Susi Susanti contohnya. Ia adalah juara All England 4x, juara dunia dan juara Olimpiade, serta menjuarai berbagai kejuaraan bulu tangkis baik di dalam maupun luar negeri. Tahukah Anda proses seperti apa yang harus dilaluinya untuk menjadi seorang juara seperti itu? Kegiatan Susi berbeda dengan remaja lain karena ia tinggal di asrama dan bersekolah di sekolah khusus untuk atlet. Sebagai atlet, jadwal latihannya sangat padat yaitu enam hari dalam seminggu, Senin – Sabtu dari jam 7 sampai jam 11 pagi, lalu disambung lagi jam 3 sore sampai jam 7 malam. Makan, jam tidur, dan pakaian juga ada aturannya tersendiri. Ia tidak diperbolehkan memakai sepatu dengan hak tinggi agar kakinya terhindar dari kemungkinan keseleo. Jalan-jalan ke mallpun hanya bisa dilakukannya pada hari Minggu. Itu pun jarang karena ia sudah terlalu capek latihan. Memang tidak ada pilihan lain, ia harus disiplin dan berkonsentrasi untuk menjadi juara, meskipun itu artinya harus hidup jauh dari kenyamanan.

Bapa kita di sorgapun menginginkan setiap kita bisa menjadi juara. Itu sebabnya bagi Tuhan kedewasaan rohani kita jauh lebih penting daripada hanya sekedar kenyamanan kita. Maka IA melatih dan menghajar kita demi untuk kebaikan kita anak-anak yang dikasihi-Nya. Jangan heran kalau Tuhan akan terus berurusan dengan ketidakdewasaan kita, lebih daripada sekedar memberikan apa yang kita minta atau inginkan. Kalau hari ini Anda merasa doa-doa Anda belum dijawab, bersyukurlah sebab itu artinya Tuhan sedang melatih Anda untuk bertumbuh lebih dewasa lagi di dalam Dia. Nantikanlah berkat istimewa dari Tuhan yang akan diberikan-Nya hanya untuk anak-Nya yang dewasa!

RENUNGAN

Bagi Tuhan, KEDEWASAAN rohani kita jauh lebih penting daripada hanya sekedar KENYAMANAN kita.

APLIKASI

Renungkan, dalam hal apa saja Tuhan ingin supaya Anda dewasa rohani?

DOA UNTUK HARI INI

Kami bersyukur Engkau Bapa yang bukan hanya sekedar ingin memenuhi semua permintaan kami, tetapi Engkau Bapa yang selalu melatih kami supaya kami menjadi semakin dewasa rohani di dalam Engkau. Terimakasih Tuhan. Amin.

BACAAN ALKITAB SETAHUN

I Samuel 28-31
Mazmur 18