Kehilangan Besar Menjadi Jarahan Besar

RHEMA HARI INI
Yosua 1:7 “Hanya, kuatkan dan teguhkanlah hatimu dengan sungguh-sungguh, bertindaklah hati-hati sesuai dengan seluruh hukum yang telah diperintahkan kepadamu oleh hamba-Ku Musa; janganlah menyimpang ke kanan atau ke kiri, supaya engkau beruntung, ke manapun engkau pergi..”

Pilgrims atau Pilgrim Fathers, adalah istilah yang digunakan untuk koloni Plymouth yang menetap di Plymouth, Massachusetts, Amerika Serikat. Kisah Pilgrims menjadi salah satu peristiwa penting sejarah dan budaya Amerika Serikat. Pada mulanya mereka adalah kelompok orang percaya di Inggris pada waktu abad 16 yang meyakini bahwa ibadah kepada Tuhan tidak bisa dibatasi oleh liturgi, adat atau peraturan tertentu dari pemerintah maupun gereja pusat. Contoh peraturan yang aneh waktu itu adalah tiap orang akan didenda sebesar satu shilling (bernilai sekitar 16 pounsterling dengan mata uang sekarang) bila tidak menghadiri ibadah hari Minggu ataupun hari besar gereja yang lain. Adapun sangsi yang lebih berat untuk melakukan ibadah/kebaktian yang tidak sesuai dengan liturgi gereja dapat berujung kepada denda yang lebih berat bahkan hingga hukuman penjara. Karena ketidakcocokan ini, kelompok ini sempat bermigrasi ke kota Leiden, Belanda, tapi disana pun mereka juga mempunyai kesulitan, banyak anggota jemaat yang akhirnya menyerah dengan kembali ke Inggris disebabkan karena kesulitan mencari pekerjaan dan juga karena berpikir untuk masa depan yang lebih baik bagi anak cucu mereka. Banyak juga yang berpikir bahwa tinggal terus di Leiden akan menghilangkan identitas dan budaya ke-Ingris-an mereka, dan bahkan akan akan terbawa dengan budaya dan moral disana yang kurang bagus. Setelah para pemimpin menyimpulkan bahwa terus tinggal di Leiden juga tidak membawa efek positif bagi komunitas setempat dan untuk penginjilan baru, mereka memutuskan untuk meninggalkan Leiden dan mulai menimbang untuk hijrah ke benua yang baru, yaitu Amerika. Mereka menumpang kapal Mayflower dari Southampton, Inggris dan dalam perjalanan selama 66 hari, untuk mencapai daerah yang sekarang dinamakan Plymouth, Massachusetts. Adapun pendudukan koloni mereka di benua yang baru juga banyak dilanda masalah, mulai dari kelaparan, sakit penyakit/wabah, kematian, panen yang gagal ataupun konflik dengan penduduk pribumi yaitu suku Indian. Karena kegigihan, perjuangan, dan iman mereka kepada Tuhan, hingga akhirnya pada tahun 1623, mereka berhasil untuk merayakan panen mereka yang pertama di negeri yang baru, yang menjadi cikal bakal perayaan “Thanksgiving” di Amerika Serikat sampai sekarang. Adapun nilai-nilai kekristenan yang dipegang oleh koloni Plymouth ini lah yang terus dipegang oleh kebanyakan orang kristen di Amerika Serikat. Iman mereka yang teguh membuat mereka terus bertahan setelah banyak mengalami banyak kekalahan dan kehilangan, mulai di Inggris, di Belanda bahkan pada saat-saat awal perjuangan di Amerika, hingga akhirnya Tuhan membuat semuanya itu menjadi kemenangan yang besar, anak cucu mereka akhirnya menjadi warga dari negeri adidaya di dunia, yaitu Amerika Serikat.

Koreksi hidup kita masing-masing, kita sering berfikir bahwa masalah adalah sesuatu yang sangat buruk yang kita alami. Namun Tuhan mampu merubah semua itu menjadi jarahan yang berlipat kali ganda. Yang harus kita lakukan adalah mengerjakan setiap rhema yang Tuhan berikan, Tuhan akan menyertai kita dan jarahan besar akan datang.

RENUNGAN
Seringkali justru MELALUI MASALAH, Tuhan akan mengubah KEHILANGAN BESAR menjadi JARAHAN YANG BESAR!!!

APLIKASI
1. Apakah anda yakin Tuhan mampu merubah masalah anda menjadi suatu jarahan yang besar, tanya hati anda ?
2. Apa bukti jika anda yakin dengan hal demikian ?

DOA UNTUK HARI INI
Kami bangga dan bersyukur mempunyai Engkau Yesus karena kami yakin dan sangat yakin bahwa Engkau mampu merubah masalah kami menjadi jarahan yang besar. Amin.

BACAAN ALKITAB SETAHUN :
Bilangan Pasal 28-30
Kisah Para Rasul Pasal 9 ayat 1-19