Kekuatan Terbesar Untuk Menyelamatkan Jiwa

ReKA Video

 

Berlangganan ReKA Video melalui:

youtube

ReKA Audio

n

Klik tombol segitiga untuk mendengarkan pembacaan Renungan Keluarga Allah hari ini.

Bacaan Alkitab Setahun

pablo (1)

Klik gambar diatas untuk membaca dan mendengarkan pembacaan Alkitab Setahun untuk hari ini.

BACAAN HARI INI
1 Korintus 13:1-13

RHEMA HARI INI
1 Korintus 13:13 Demikianlah tinggal ketiga hal ini, yaitu iman, pengharapan dan kasih, dan yang paling besar di antaranya ialah kasih.

Ketika seseorang membunuh anggota keluarga kita tercinta, amarah dan dendam sewajarnya muncul. Reaksi yang berupa-rupa pun terjadi ketika Demitrios Frangos dan Germanos Stavropoulos terlibat kecelakaan mobil dalam perjalanan pulang dari pertemuan Greek Orthodox Archdiocese. Saat mereka berhenti di sebuah lampu merah, seorang wanita yang mengendarai di bawah pengaruh obat terlarang menabrak mobil mereka. Kedua pendeta itu pun tewas seketika. Sementara seluruh kota melontarkan amarah mereka kepada wanita tersebut dan menuntutnya dijatuhi hukuman maksimal, ada satu respons berbeda yang terlihat.

George Frangos, anak Demetrios, mencarikan seorang pengacara untuk wanita penabrak itu. Harapannya, jika wanita itu dijatuhi hukuman, semoga hukuman itu singkat. Katanya, “Hal terakhir yang pasti diinginkan ayah saya adalah memaafkan dan mengasihi wanita itu. Wanita itu kini sedang mengalami musibah dan kesusahan. Kita harus merawat anaknya, anak wanita itu harus tahu bahwa kami mengasihinya.” Ya, meski George mengasihi ayahnya dan berduka karena kematiannya, ia memilih agar wanita itu dan putrinya bisa mengenal kasih Tuhan. Akhirnya, wanita itu menerima Yesus sebagai Tuhan dan secara rutin minta dilayani oleh gereja setempat.

Tidak semua orang mudah menerima kabar baik dari Tuhan, tetapi tidak ada seorang pun bisa mengabaikan Kasih Tuhan yang tanpa syarat. Karena sesungguhnya setiap orang membutuhkan perhatian dan kasih sayang dari orang lain, sekeras apa pun hatinya. Kita diselamatkan Tuhan karena kasih-Nya, sekarang adalah saatnya kita mempraktikkan kasih Tuhan yang ada dalam hidup kita. Terlalu banyak hati yang rindu akan kasih-Nya, terlalu banyak jiwa yang haus akan air hidup-Nya. Semakin banyak anak Tuhan mau terlibat menyalurkan kasih-Nya bagi sesama, semakin banyak jiwa akan dimenangkan bagi Tuhan. Pahamilah, jiwa-jiwa adalah kerinduan Tuhan. Dengan mengasihi sesama, terlebih orang-orang di sekitar kita, Tuhan membuka pintu bagi kita untuk menjadi penuai-penuai jiwa di akhir zaman, dan kita pun akan menjadi pelaku mujizat selamatkan jiwa bagi-Nya.

RENUNGAN
KASIH adalah KEKUATAN TERBESAR di dunia yang PALING EFEKTIF dan luar biasa untuk MENYELAMATKAN JIWA.

APLIKASI
1. Sudahkah kasih menjadi bahasa sehari-hari Anda dalam menghadapi orang-orang di sekitar Anda?
2. Mengapa kasih bisa menjadi kekuatan terbesar untuk menyelamatkan jiwa?
3. Bagaimana Anda dapat mulai menjadi duta kasih Allah, bahkan terhadap orang-orang yang sulit Anda kasihi?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa yang baik, terima kasih karena kasih-Mu yang begitu besar atas kami. Kasih-Mu menyelamatkan kami dan memulihkan kami, kini kami ingin menjadi penyalur kasih-Mu kepada orang-orang di sekitar kami. Penuhilah hati kami dengan aliran kasih-Mu, sehingga kami boleh mengasihi mereka dengan kasih-Mu yang tanpa syarat dan mengubahkan hidup mereka. Di dalam nama Tuhan Yesus kami sudah berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.