Kelimpahan Yang Sangat Dahsyat

ReMAKA: Renungan Malam Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Keluaran 3:1-22

RHEMA HARI INI
Keluaran 3:8 Sebab itu Aku telah turun untuk melepaskan mereka dari tangan orang Mesir dan menuntun mereka keluar dari negeri itu ke suatu negeri yang baik dan luas, suatu negeri yang berlimpah-limpah susu dan madunya, ke tempat orang Kanaan, orang Het, orang Amori, orang Feris, orang Hewi dan orang Yebus.

John Wesley yang berasal dari keluarga pendeta kurang mampu, tidak mengharapkan akan bisa menikmati penghidupan yang layak ketika ia terpanggil juga untuk terjun dalam pelayanan. Tetapi ternyata Wesley mengalami keadaan yang jauh lebih baik daripada orang tuanya. Penghasilannya bisa mencapai 30 poundsterling per tahun. Meskipun pada awalnya ia sempat salah dalam mengelola keuangannya, tetapi tuntunan Tuhan membawanya untuk mulai menyisihkan penghasilannya bagi pekerjaan Tuhan. Awalnya ia hanya menyisihkan 2 poundsterling sebab sebelumnya dipotong dulu untuk biaya hidupnya. Namun di tahun berikutnya, penghasilannya naik menjadi 60 poundsterling, sehingga ia bisa menaburkan 32 poundsterling untuk pekerjaan Tuhan. Selanjutnya, penghasilannya terus naik tiap tahunnya dan Wesley terus semakin memperbesar taburannya bagi pekerjaan Tuhan. Hidupnya tidak lagi berkekurangan atau sekedar berkecukupan, tetapi berkelimpahan sehingga ia bisa menjadi berkat yang sangat besar bagi pekerjaan Tuhan.

Ketika Tuhan membawa kita masuk ke tanah perjanjian, kita tidak akan lagi hanya berkecukupan, tetapi berkelimpahan sangat dahsyat. Kelimpahan bukanlah keadaan saat kita tidak kekurangan sesuatupun, kelimpahan sesungguhnya adalah saat dimana kita bisa memberi dengan sebebas-bebasnya dan menjadi berkat bagi kemuliaan Tuhan.

Rencana Tuhan untuk memberikan mujizat keuangan besar dalam hidup kita bukan dimaksudkan supaya kita tinggal dalam kenyamanan dan menikmati semuanya untuk kepentingan diri kita sendiri. Mujizat keuangan besar yang akan diberikan-Nya dimaksudkan supaya kita berkelimpahan di dalam menjadi berkat. Sebab rencana besar-Nya adalah keselamatan jiwa-jiwa, lawatan, serta tuaian besar. Dan melalui taburan kitalah lawatan besar itu bisa diwujudnyatakan.

RENUNGAN
Ketika Tuhan membawa kita MASUK KE TANAH PERJANJIAN, kita tidak akan lagi hanya berkecukupan, tetapi KELIMPAHAN YANG SANGAT DAHSYAT.

APLIKASI
1. Apa arti kelimpahan menurut Anda?
2. Apakah yang akan Anda lakukan kalau Anda hidup dalam kelimpahan?
3. Komitmen apa yang akan Anda buat supaya janji kelimpahan dari Tuhan sungguh-sungguh terjadi dalam hidup Anda?

DOA UNTUK HARI INI
“Terimakasih Tuhan atas janji kelimpahan serta mujizat keuangan besar yang Engkau berikan dalam hidup kami. Ajar kami untuk terus menjadi berkat sehingga nama-MU dipermuliakan melalui hidup kami. Terima kasih Tuhan. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.