Kelompok Sel Membawa Dampak Yang Luarbiasa Bagiku Dan Bagi Anggotaku

kesaksian-04jan-2014

Shalom jemaat GBI Keluarga Allah, pada kesempatan yang indah ini saya ingin bersaksi tentang karya Tuhan yang sungguh luarbiasa. Beberapa waktu yang lalu saat ibadah jam 9 saya sungguh diberkati karena dapat mendukung doa dalam pelantikan 2 anak sel saya menjadi KKS baru. Saat itu juga yang menjadi WLnya adalah istri saya. Saat KKS baru sedang didoakan hati saya bergetar dan menagis bahagia, rasanya nano-nano seperti tidak percaya dengan apa yang terjadi. Dalam hati saya berkata, “Kok bisa ya?” Praise God. Foto KKS sebelah kiri saya namanya Bapak Gideon Agus Cahyono, dia dalah anggota sel kami sejak 14 tahun yang lalu ketika saya dilantik menjadi KKS. Banyak hal yang sudah kami alami, baik suka maupun duka, baik senang maupun sedik, up dan down, maju dan mundur dalam kehidupan rohani dan komsel kami. Bukan hanya itu saja, Bapak Agus ini sering menghilang, apalagi saat sifat yang kurang baiknya muncul kembali. Sempat saya berfikir, “Jiwa kok angel men diopeni, ash males aku.” Pernah juga kami loss kontak sampai bertahun-tahun hingga suatu ketika saya tahu Pak Agus ini mengalami masalah dalam rumah tangganya, dia berpisah dengan istrinya, dia sakit keras, masuk ICU sampai-sampai hampir meninggal karena jantungnya tersumbat di 3 titik. Di saat-saat seperti itu saya berusaha mengalahkan ego saya, saya berusaha mendoakannya di ruang ICU.

Seiring berjalannya waktu, banyak hal yang dia alami bersama Tuhan, mujizat demi mujizat Tuhan nyatakan dalam kehidupan Pak Agus sampai akhirnya Pak Agus kembali bergabung dalam kelompok sel. Akhir-akhir ini saya menyadari bahwa ada rencana Tuhan yang luarbiasa dengan berkembang pesatnya kerohanian Bapak Agus. Setelah istri saya selesai bertugas menjadi WL, istri saya duduk disebelah saya dan bercerita saat KKS baru didoakan, luarbiasanya apa yang kami rasakan itu bisa sama, sungguh Tuhan luarbiasa. Kami seperti diputarkan film flashback kejadian-kejadian yang dulu pernah kami alami dan kami perjuangkan bersama-sama. Setelah pelantikan tadi sepertinya Tuhan memberikan hadiah kelegaan, kepuasan dan kebanggaan yang luarbiasa yang membuat Roh saya bangkit lebih bersemangat dalam melayani Tuhan lewat kelompok sel. Saya makin percaya bahwa setiap Firman yang kita lakukan dan apa yang kita tabor tidak akan kembali dengan sia-sia. Saya benar-benar mengalaminya setelah 14 tahun. Sekarang Pak Agus adalah penyemangat bagi komsel kami. Pak Agus selalu menyaksikan kebaikan-kebaikan Tuhan dan itu menjadi inspirasi bagi teman-teman yang lain. Kesaksian-kesaksian tentang backgroundnya yang buruk pada jaman mudanya justru menjadi kekuatan yang lebih berdampak bagi orang-orang yang mendengarnya. Kami sungguh bersyukur dan hampir tidak percaya dengan kejadian yang luarbiasa ini. Ternyata tugas kami adalah terus melangkah, jangan untuk dari kelompok sel agar hadiah yang sudah Tuhan persiapkan dapat kami terima. Segala puji, hormat dan kemuliaan hanya bagi Tuhan. Amin.

Bp. IWAN HARJANTO