Keluarga Yang Berbahagia Di Bumi Seperti Di Sorga

ReMAKA: Renungan Malam Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Mazmur 128:1-6

RHEMA HARI INI
Mazmur 128:1 Nyanyian ziarah. Berbahagialah setiap orang yang takut akan TUHAN, yang hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya!

Surga, adalah suatu tempat yang digambarkan dimana di sana tidak ada ratap tangis dan kesedihan. Di surga hanya ada sukacita, damai sejahtera dan kebahagiaan. Meskipun kita belum pernah melihat secara langsung seperti apa surga itu, namun kita percaya bahwa surga adalah tempat yang benar-benar sempurna. Memang, ada beberapa orang yang pernah diberi kesempatan Tuhan untuk melihat surga, sehingga mereka bisa menceritakan gambaran betapa luar biasanya keadaan surga itu. Tentu saja, semua kita menginginkan nantinya kita juga akan masuk ke dalam kerajaan surga.

Jikalau saat ini kita masih hidup di dunia, Tuhan pun menginginkan kita hidup dalam suasana surga. Kita hidup selalu dalam keadaan sukacita, damai sejahtera dan melimpah kebahagiaan kita. Keluarga kita adalah bagian inti dimana setiap hari kita berkumpul, berbagi dan selalu bersama-sama. Cobalah periksa kembali, bagaimana keadaan keluarga kita saat ini. Adakah ganjalan atau masalah yang saat ini sedang terjadi dalam keluarga kita? Jika iya, segeralah meminta bantuan pertolongan Tuhan untuk memulihkan keluarga kita. Karena rencana Tuhan bagi keluarga kita sangatlah besar, yaitu supaya keluarga kita bahagia, damai sejahtera, dan sukacita.

Tuhan mau ada cinta kasih yang indah dalam keluarga kita. Mengapa? Sebab Tuhan mau kita hidup di bumi seperti di surga. Dan sesungguhnya keluarga yang bahagia itulah yang akan membuat kita hidup di bumi seperti di surga. Kita boleh saja mempunyai uang yang banyak, tetapi kalau setiap saat bertengkar dengan istri atau suami kita, dan anak-anak terus-menerus bertengkar, maka ini akan menjadi tantangan yang berat bagi kita. Itu sebabnya saat ini terimalah janji Tuhan bahwa Ia ingin membuat keluarga kita besar kebahagiaannya. Percayalah tidak ada perkara yang sulit bagi Tuhan, Dia sanggup memulihkan keadaan keluarga kita seterpuruk apapun itu. Ingat rancangan Tuhan adalah rancangan damai sejahtera dan Dia pasti akan melakukan mujizat pemulihan bagi keluarga kita. Tetap percaya dan pegang terus janji firman-Nya, Dia akan membuat keluarga kita menjadi keluarga yang hebat. (LEW)

RENUNGAN
TUHAN MAU keluarga kita BERBAHAGIA di bumi seperti DI SORGA.

APLIKASI
1. Apakah saat ini Anda sudah merasa berbahagia dengan keluarga Anda? Jika sudah atau belum, mengapa?
2. Adakah hal yang membuat keluarga Anda tidak berbahagia? Ceritakan!
3. Apa saja yang akan Anda lakukan untuk membuat keluarga Anda merasakan kebahagiaan di bumi seperti di sorga!

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa, terima kasih untuk cinta kasih yang Engkau berikan kepada keluarga kami. Kami sungguh merindukan keluarga kami selalu merasakan kebahagiaan, sehingga di bumi ini rasanya seperti di surga. Kami percaya kami telah menerima janji-Mu bahwa Engkau sudah memberikan kebahagiaan bagi keluarga kami. Di dalam nama Tuhan Yesus kami sudah berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.