Kemampuan Melihat Visi

ReKA Audio

n

Klik tombol segitiga untuk mendengarkan pembacaan Renungan Keluarga Allah hari ini.

Bacaan Alkitab Setahun

12mei

Klik gambar diatas untuk membaca dan mendengarkan pembacaan Alkitab Setahun untuk hari ini.

Renungan Keluarga Allah | Jumat, 12 Mei 2017

BACAAN HARI INI

Amsal 29:6-19

RHEMA HARI INI

Amsal 29:18 Bila tidak ada wahyu, menjadi liarlah rakyat.

Jika ada yang mengetahui seberapa beratnya memperjuangkan visi, Merry Rianalah orangnya. Pada saat ia berumur 20 tahun, dengan beban hutang ratusan juta dan hari-hari sulit yang ia jalani, ia memutuskan untuk memiliki kebebasan finansial sebelum mencapai 30 tahun. Setelah lulus kuliah, ia mulai menjalankan usaha di bidang jasa keuangan. Usahanya ini banyak menghadapi hambatan dan risiko kegagalan, tetapi ia memilih untuk melihat semua itu sebagai pengalaman dan pembelajaran di fase awal kariernya. Setiap harinya ia bekerja empat belas jam, sampai tengah malam. Namun penghasilannya tak mencukupi kebutuhan sehari-hari, sehingga ia harus berhemat. Meski menderita pada awalnya, tetapi ia terus bertahan karena visinya memberikan kekuatan besar untuk sungguh-sungguh berjuang. Ia menyadari kesulitan yang ia alami bukanlah beban tetapi sarana untuk mencapai visi. Akhirnya, dalam waktu empat tahun sejak kelulusannya, Merry Riana berhasil mendapatkan satu juta dolar pertamanya.

Untuk mencapai kesuksesan, kita harus memiliki visi dan berani mengambil tindakan. Jadi kita punya visi, kita akan tahu arah dan tujuan hidup kita. Setelah itu kita juga harus berani mengambil tindakan. Jangan pernah takut gagal. Apa pun yang kita alami, kita harus menyadari bahwa itu adalah sarana untuk mencapai visi. Kalau tidak, maka kesulitan yang kita alami dan perjuangan yang kita lakukan akan kita anggap sebagai beban.

Contoh, saat kita melakukan pencatatan keuangan, melakukan olahraga, atau makan yang secukupnya, apabila kita tidak memiliki visi, maka hal tersebut bisa kita anggap sebagai beban. Namun kalau kita memiliki visi, maka hal tersebut akan kita anggap sebagai berkat, sarana mewujudkan visi. Satu peristiwa yang sama dapat menimbulkan perasaan yang berbeda, tergantung bagaimana kita melihat dengan visi kita. Itu sebabnya, mulai sekarang mintalah Tuhan membuka mata rohani kita, supaya bisa melihat visi Tuhan dalam keuangan, pekerjaan, keluarga, kesehatan, dan terlebih lagi dalam kehidupan rohani kita. Tuhan Yesus memberkati. (ABU)

RENUNGAN

Jika kita TIDAK BISA MELIHAT VISI, apa yang seharusnya bisa menjadi BERKAT AKAN KITA LIHAT SEBAGAI BEBAN

APLIKASI

  1. Sudah bisakah Anda melihat visi Anda?
  2. Apakah Anda lebih sering terbebani atau bersemangat ketika sedang berjuang dalam hidup Anda?
  3. Apa yang dapat Anda lakukan untuk mulai melihat berkat di balik beban hidup Anda?

DOA UNTUK HARI INI

“Bapa, ajar kami untuk memiliki visi dan bisa melihat visi yang dari Engkau, sehingga apa pun yang kami alami dapat kami lihat sebagai berkat. Sebab kami percaya, apa pun yang tengah terjadi pada kami, semua itu ada dalam kendali-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

BACAAN ALKITAB SETAHUN
Yohanes 2-4