Kembalilah Pada Kasih Mula-Mula

ReKA Audion

Klik tombol segitiga untuk mendengarkan pembacaan Renungan Keluarga Allah hari ini.

Bacaan Alkitab Setahun yeh912

Klik gambar diatas untuk membaca dan mendengarkan pembacaan Alkitab Setahun untuk hari ini.

Renungan Keluarga Allah | Selasa, 04 April 2017

BACAAN HARI INI

Wahyu 2:1-7

RHEMA HARI INI

Wahyu 2:4 Namun demikian Aku mencela engkau, karena engkau telah meninggalkan kasihmu yang semula.

Joni dan Juni baru menikah. Untuk ulang tahun pernikahan mereka, Joni mempersiapkan kebun bunga untuk Juni. Saat Juni melihat apa yang Joni lakukan, hatinya tersentuh. Mereka pun menghabiskan banyak waktu untuk mengurus kebun bersama-sama. Namun, lama-kelamaan Joni semakin asyik sendiri. Ia bisa menghabiskan waktu berjam-jam di kebun dan menerapkan berbagai ide uniknya. Ia bahkan tidak sadar kalau Juni meninggalkannya sendirian. Suatu hari, kebun tersebut diliput media untuk acara inspirasi berkebun. Kemudian Joni semakin sibuk karena ide-idenya banyak diminati. Joni pun mendapatkan penghargaan dari pemerintah kota. Namun, di hari penyerahan trofi, Juni bukannya bersiap mendampingi suaminya. Ia malah menyiapkan koper dan meninggalkan rumah.

Itulah yang dialami jemaat Efesus. Awalnya mereka sungguh-sungguh mengasihi Tuhan. Pengurapan Tuhan pun ada atas mereka, sehingga mereka dapat membedakan pengajaran yang baik dan tidak. Tuhan mengakui jerih payah, ketekunan, kesabaran dan kerelaan mereka menderita bagi-Nya. Akan tetapi, Tuhan mencela mereka. Meskipun mereka telah melakukan banyak hal baik bagi Tuhan, Tuhan justru meminta mereka untuk bertobat. Tuhan memperingatkan, jika mereka tidak kembali pada kasih yang semula, maka Tuhan akan mengambil kaki dian mereka.

Banyak hal di dunia ini, termasuk pelayanan kita sendiri, yang dapat menjauhkan kita dari Tuhan. Kita lupa, pelayanan bukanlah pembuktian status kerohanian kita. Pelayanan tidak berdasarkan apa yang bisa kita lakukan bagi Tuhan, tetapi hati yang mengasihi-Nya. Kalau semua yang kita lakukan mulai terasa hambar, mungkin sudah waktunya bagi kita untuk menyalakan kembali kasih itu. Bagaimanapun, kita adalah pembawa apinya Tuhan. Jika api di hati kita padam, untuk apa lagi Tuhan mempercayakan kaki dian-Nya kepada kita? Tetaplah menjadikan Tuhan yang terutama dalam hidup kita. Ketika api kasih-Nya berkobar dalam kita, cahaya-Nya pun akan memancar terang melalui setiap perbuatan kita. Sekecil apa pun itu. (MV.L)

RENUNGAN

Lebih daripada apa yang DAPAT KITA LAKUKAN bagi Tuhan, Dia lebih ingin kita KEMBALI PADA KASIH MULA-MULA

APLIKASI

  1. Apa yang dimaksud dengan kasih mula-mula?
  2. Mengapa Tuhan lebih menginginkan kasih kita daripada apa yang dapat kita lakukan bagi-Nya?
  3. Apa saja yang dapat Anda lakukan untuk mengembalikan kasih mula-mula itu?

DOA UNTUK HARI INI

“Tuhan, kasih-Mu besar bagi setiap kami dan kami bersyukur untuk itu. Kami ingin membalas semua kasih-Mu, bukan hanya dengan apa yang dapat kami lakukan bagi-Mu, tetapi dengan hati yang selalu berkobar oleh kasih untuk-Mu. Biarlah kasih itu menyempurnakan setiap hal yang kami lakukan bagi-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”