Kemenangan Atas Hawa Nafsu

BACAAN HARI INI

Roma 8:1-17

RHEMA HARI INI
Roma 8:13 Sebab, jika kamu hidup menurut daging, kamu akan mati; tetapi jika oleh Roh kamu mematikan perbuatan-perbuatan tubuhmu, kamu akan hidup.

Orang Eskimo menggunakan alat yang mengerikan tetapi efektif untuk membunuh serigala-serigala yang menghabiskan hasil tangkapan mereka serta tim-tim anjing mereka. Pertama, orang Eskimo itu melumuri sebuah belati yang sangat tajam dengan darah hewan dan membiarkannya membeku. Lalu ia tambahkan lapisan darah tambahan, terus, hingga belatinya benar-benar tertutup oleh darah beku. Berikutnya, sang pemburu meletakkan belatinya di tanah dengan bagian tajamnya teracung ke atas. Ketika sang serigala mencium bau darah dengan hidungnya yang tajam, ia mendekati umpan ini dan mulai menjilati “tongkat” darah beku ini. Semakin ia menjilati darahnya, semakin ia ketagihan. Ia terus menjilati hingga ke belatinya. Demikian ketagihannya sang serigala akan darah ini, ia tidak memperhatikan bahwa belati yang setajam pisau cukur itu telah melukai lidahnya sendiri; ia juga tidak memeperhatikan bahwa yang sedang dijilatinya itu akhirnya adalah darahnya sendiri. Ketamakan akan darah inilah yang akhirnya membuatnya mati kehabisan darah. Akhirnya ia ditemukan mati sebagai korban dari keinginannya sendiri.

Demikianlah yang akan terjadi pada orang yang terjerat dalam hawa nafsu dan keinginannya sendiri. Mereka tidak berdaya untuk melepaskan diri sendiri. Namun sesungguhnya, ketidakberdayaan itu timbul karena kita masih terus mendekatkan diri kepada dunia daripada mendekatkan diri kepada Tuhan. Saat pikiran kita, keinginan kita, hati kita, masih kita condongkan terus kepada dunia dan segala keinginannya, maka kita tidak akan pernah berdaya melepaskan diri kita sendiri dari segala hawa nafsu yang bisa menjerat kita. Mungkin mayoritas waktu kita masih suka kita pakai untuk melihat tayangan infotainment, mengikuti gaya hidup selebritis yang terkini, suka melihat-lihat model fashion yang terbaru, gadget yang tercanggih, dll. Maka selamanya kita akan terkungkung dalam keterikatan dengan dunia ini. Tetapi saat kita mencondongkan hati kita kepada Tuhan; kita selalu rindu bersekutu dengan Tuhan, merenungkan Firman-Nya, menyediakan waktu untuk saat teduh dan membangun hubungan yang intim dengan Tuhan, maka pasti kita akan menerima kuasa untuk bisa menaklukkan segala hawa nafsu dunia yang bertentangan dengan kehendak Tuhan. Saat itulah kita bisa mengalami kemerdekaan yang sesungguhnya. Hidup kita akan dipenuhi dengan kemuliaan Tuhan dan hati Tuhan disenangkan oleh hidup kita.

RENUNGAN
Dekat dengan dunia = TERJERAT dalam hawa nafsu. Dekat dengan Tuhan = bisa MENAKLUKKAN hawa nafsu.

APLIKASI
1. Bagaimana kecenderungan hati Anda selama ini ? Condong kepada dunia atau kepada Tuhan ?

DOA UNTUK HARI INI
Tuhan kami rindu mendedikasikan seluruh hidup kami untuk melakukan apa yang Engkau kehendaki. Kami percaya dengan kuasa-Mu kami mampu menjadi pemenang bahkan lebih daripada pemenang. Amin.

BACAAN ALKITAB SETAHUN
Ulangan 5-7