Kemudahan Dalam Memberitakan Injil

ReMAKA: Renungan Malam Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Yesaya 60:1-22

RHEMA HARI INI
Yesaya 60:7a Segala kambing domba Kedar akan berhimpun kepadamu, domba-domba jantan Nebayot akan tersedia untuk ibadahmu;

Di dalam salah satu kotbahnya, Ps. Nita Setiawan pernah menceritakan satu kesaksian yang luar biasa. Suatu kali, Ps. Nita dan Ps. Jonatan menghadiri upacara kematian salah satu kerabat dari staff gembala Jogjakarta. Disitu mereka berdua diminta untuk mendoakan salah satu anggota keluarga yang sedang sakit. Tuhan memberikan pernyataan-pernyataan melalui Ps. Nita yang menjamah hati orang yang didoakan tersebut, meskipun pada saat itu orang itu belum percaya Tuhan Yesus. Dari doa itu, satu-persatu anggota keluarga yang lain juga minta didoakan, dan Tuhan bekerja secara luar biasa, satu-persatu mereka menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat mereka. Pada hari Minggunya, sembilan anggota keluarga datang sebagi jiwa baru duduk sederet di bangku paling depan di gereja kita Keluarga Allah Jogja.

Wow! Keselamatan jiwa-jiwa terjadi begitu saja, begitu mudahnya. Kalau Tuhan yang sudah berkarya, maka tidak ada satu kuasapun yang mampu untuk membendungnya. Inilah saatnya arus ilahi berhembus dengan dahsyat di tengah-tengah kita. Bukan lagi perkara-perkara yang biasa, tetapi perkara-perkara yang sangat dahsyat yang dikerjakan oleh tangan Tuhan sendiri.

Kalau Tuhan sudah memberikan kemudahan demi kemudahan bagi kita untuk memberitakan Injil, berarti inilah saatnya Tuhan akan mengadakan lawatan dan penuaian jiwa terbesar sebelum kedatangan-Nya yang kedua. Mari kita menjadi bagian di dalamnya, jangan sampai kita menjadi orang yang ketinggalan. Beritakan kabar baik tentang anugerah keselamatan di dalam Tuhan Yesus kepada sebanyak mungkin orang. Maka kita akan menjadi anak-anak Tuhan yang berguna, berbuah banyak bagi Kerajaan Allah, dan menerima upah baik di bumi maupun di sorga.

RENUNGAN
Percayalah, Tuhan akan MEMBAWA kita ke masa ketika MEMBERITAKAN INJIL jadi begitu mudah.

APLIKASI
1. Bagaimana pengalaman Anda memberitakan Injil selama ini?
2. Pintu tertutup seperti apa yang pernah Anda alami dalam memberitakan Injil?
3. Apa komitmen yang akan Anda ambil untuk memberitakan Injil kepada sebanyak mungkin orang di momen pintu terbuka ini?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan, sungguh kami bersyukur atas pintu terbuka untuk pemberitaan Injil yang telah Engkau nyatakan di tengah-tengah kami. Tolong kami untuk bisa meresponinya dengan cepat dan bergerak dengan kuat sehingga banyak orang bisa menerima anugerah keselamatan melalui hidup kami. Di dalam nama Tuhan Yesus kami sudah berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.