Kemuliaan Allah

RHEMA HARI INI
Kejadian 1:26 Berfirmanlah Allah: “Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi.”

Gelbon mencoba memenuhi kebutuhannya dan istrinya Yanti dengan bekerja sebagai pengamen. Hal ini lantas dianggap remeh oleh ibu mertua Gelbon. Hal itu menjadi awal konflik diantara keluarga muda tersebut. Bahkan intervensi orangtua Yanti membuat Gelbon dan Yanti harus tinggal terpisah. Enam bulan berselang, Yanti mendatangi Gelbon dengan menggendong anak pertama mereka serta menyampaikan keinginan hatinya untuk kembali bersatu dengan Gelbon. Setelah bersatu lagi, akhirnya terjadilah peristiwa penusukan yang dilakukan Gelbon terhadap istrinya. “Apa yang ada di depan dia, dilempar ke saya. Tapi seolah-olah dia kesetanan dan membabi buta,” Yanti menceritakan situasi. “Terus saya lihat gunting. Saya emosi, dan saya tusuk,” kisah Geldon. Walaupun sudah diperlakukan kasar, Yanti masih berharap suatu saat suaminya itu akan diubahkan Tuhan. “Kami didoakan orang lain. Disitulah saya merasa bahwa beban yang selama ini saya tanggung, selama ini saya rasakan, lepas gitu. Saya seperti ringan. Saya seperti tidak punya masalah apapun,” ungkap Yanti. Hal yang sama juga dirasakan Geldon. “Disitu saya mulai menangis ‘Tuhan ampuni saya, dosa-dosa saya yang begitu besar Tuhan, ampuni saya’” ungkap Geldon. “Waktu saya didoakan itu ada sesuatu yang datang begini ‘kamu harus minta maaf’. Saya katakan saya mau Tuhan. (Kemudian) saya mulai minta maaf kepada istri juga kepada anak-anak. Dan saya mulai berubah terus disitu,” tambahnya. Ketika Tuhan Yesus masuk dalam hidup mereka akhirnya pemulihan terjadi sehingga sikap Gelbon terhadap istrinya Yanti sangat baik dan Yanti mengampuni suaminya dan keluarga tersebut hidup dalam damai sejahtera.

Sebelum manusia jatuh dalam dosa dan kehilangan kemuliaan Allah, sebenarnya kita adalah mahluk hidup yang sangat berkuasa. Sebab Roh Allah ada di dalam diri manusia oleh karena itu ada kemuliaan Allah yang terpancar keluar. Alkitab menunjukkan bahwa dosa tidak berasal dari jasmaniah manusia, tetapi berasal dari inti manusia itu sendiri, yaitu “hatinya”, di dalam hubungannya dengan Allah. Jika hati itu dipenuhi dengan kesombongan, maka kesombongan itu akan meluapkan hawa nafsu. Jika hati tidak jujur lagi di hadapan Allah, maka badan kita pun disalahgunakan untuk perbuatan-perbuatan seperti percabulan, kejahatan, rakus, ketamakan, kecemaran dan sebagainya. Allah berbicara baik melalui firman yang tertulis, yaitu Taurat, Alkitab dan juga lisan melalui nabi-nabi-Nya kepada umat manusia. Akan tetapi dosa telah membuat manusia menjadi bebal dan lebih memilih untuk tidak mentaati firman Allah. Akhirnya manusia menjadi tidak mengenal Allah dan tidak mengerti hal-hal mengenai Roh. Dosa menyebabkan roh kita kehilangan kemuliaan Allah, tetapi ketika Tuhan Yesus masuk dalam hidup kita seperti dalam cerita di atas maka roh kita penuh dengan kemuliaan Allah. (ABU)

RENUNGAN
Dosa menyebabkan roh kita KEHILANGAN kemuliaan Allah, tetapi ketika Yesus masuk dalam hidup kita maka roh kita PENUH DENGAN kemuliaan Allah.

APLIKASI
1. Dosa seperti apa yang sering anda lakukan sehingga kemuliaan Tuhan atas hidup anda hilang ?
2. Apa yang akan anda lakukan atau perjuangkan agar kemuliaan itu dapat kembali ?

DOA UNTUK HARI INI
Bapa kami tahu selama ini dosa telah membuat kami jatuh dan kehilangan kemuliaanMu, ajarkan kami Bapa untuk berjuang kembali mendapatkan kemuliaanMu itu. Amin.