Kemuliaan Bagi Yang Mau Dipakai Tuhan

BACAAN HARI INI
Matius 19:27-30

RHEMA HARI INI
Matius 19:29 Dan setiap orang yang karena nama-Ku meninggalkan rumahnya, saudaranya laki-laki atau saudaranya perempuan, bapa atau ibunya, anak-anak atau ladangnya, akan menerima kembali seratus kali lipat dan akan memperoleh hidup yang kekal.
Pukul 1 dini hari, sepasang tamu yang cukup berumur dan nampak kelelahan, memasuki sebuah hotel kecil di Philadelphia. Saat itu hujan turun dengan derasnya. Namun seperti hotel-hotel lain di kota itu, malam itu semua kamar habis tersewa sebab sedang ada 3 konferensi besar yang diadakan. Penerima tamu yang melayani mereka tampak berpikir sejenak, lalu ia menawarkan kamarnya yang disediakan hotel untuk para karyawan, supaya mereka bisa beristirahat. Walaupun kecil dan tidak semewah kamar hotel, tapi mereka bisa tidur dengan nyaman disana. Setelah ragu-ragu sejenak, oleh dorongan simpatik penerima tamu yang tidak tega membiarkan pasangan itu, akhirnya tawaran itupun diterima.

Keesokan harinya saat pasangan tamu itu akan meninggalkan hotel, sang bapak berkata pada penerima tamu, bahwa dirinya pantas memimpin hotel besar dan suatu hari nanti bapak itu akan membangunkan hotel untuknya. Sang penerima tamu itu tertawa kecil dan mengucapkan terima kasih. Dua tahun kemudian, ia menerima sepucuk surat berikut sebuah tiket penerbangan ke New York. Penerima tamu itupun berangkat ke New York, ia dijemput oleh sepasang orang tua yang pernah ditolongnya. Mereka kemudian menuju ke sebuah perempatan jalan besar. “Itu adalah hotel yang kami bangun khusus untuk Anda kelola.” kata sang bapak. “Anda pasti bergurau,” kata sang penerima tamu. “Saya jamin, saya tidak sedang bergurau.” kata bapak itu sambil tersenyum. Nama bapak itu adalah Waldorf Astor dan gedung hotel itu adalah Waldorf-Astoria Hotel yang pertama. Penerima tamu itu adalah George C. Boldt, manajer pertama hotel itu. Dibawah pengelolaan George C. Boldt, hotel Astoria tumbuh menjadi kelompok perhotelan kelas dunia, George C. Boldt mencapai puncak kariernya. Melayani dengan totalitas, bukan hanya hotel tempatnya bekerja mendapatkan keuntungan, tetapi George pribadi pun mendapatkan berkat karena pelayanannya.

Begitupun totalitas kita kepada Tuhan, barang siapa rela mengesampingkan kepentingan dan urusan pribadinya untuk Tuhan, maka ia tidak akan pernah tidak menerima kemuliaan. Itulah yang dimaksud ayat rhema kita hari ini, Matius 19:29. Tuhan melihat totalitas kita dalam menanggapi panggilan-Nya. Ketika kita sediakan hidup kita, waktu kita, kepintaran, harta, koneksi dan segala yang ada pada kita untuk melayani Tuhan, maka kita menjadi perabotan emas bagi Tuhan. Puncak kemuliaan hidup akan kita dapatkan saat kita komitmen melakukan yang terbaik untuk menjawab kerinduan Tuhan akan jiwa-jiwa dan menjadi penuai akhir jaman.

RENUNGAN
Orang yang MAU DIPAKAI TUHAN tidak akan pernah tidak MENERIMA KEMULIAAN.
APLIKASI
1. Bagaimana dengan Anda, maukah Anda dipakai oleh Tuhan?
2. Apa yang bisa Anda lakukan bagi Tuhan dengan apa yang Anda miliki?
3. Dalam bidang pelayanan apa Anda merasa terpanggil? Sudahkah Anda menjawab panggilan-Nya?
DOA UNTUK HARI INI
Tuhan Yesus, terimakasih untuk segala yang kami miliki saat ini. Kami rindu untuk membalas kasih-Mu. Pakai kami, keluarga kami dan semua yang ada pada kami untuk maksud mulia-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.