Kemurahan Hati Menentukan Kapasitas Berkat Tuhan

Renungan Keluarga Allah
Selasa, 22 November 2016

BACAAN HARI INI

Matius 5:7-16

RHEMA HARI INI

Matius 5:7 Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan.

$2 juta untuk pemugaran Reims Cathedral, perbaikan Istana Versailles dan Fontainebleau. $500.000 untuk Shakespeare Memorial Theatre di Stratford-upon-Avon. $4 juta untuk Acadia National Park. $500.000 untuk pengembangan lahan pertanian Yahudi di Rusia. 54 hektar tanah untuk pembuatan taman di kota New York. $3,5 juta untuk Perpustakaan Umum New York, dan seterusnya. Daftar yang tidak ada habis-habisnya. Semua itu adalah sumbangan dari John D. Rockefeller, seorang dermawan dan tokoh industri minyak Amerika, yang dianggap orang terkaya di Amerika sepanjang masa. Namun, putranyalah yang mengambil keputusan tentang bagaimana mendistribusikan uang yang telah dikumpulkan oleh ayahnya itu. “Saya hanya mencoba melakukan apa yang saya rasa akan dilakukan ayah saya saja. Saya belajar mengelola uang dengan bijaksana dan tidak egois. Ayah saya mengajarkan bahwa setiap hak ada tanggung jawabnya, setiap kesempatan ada kewajibannya dan setiap harta ada tugasnya. Dari kecil saya dilatih untuk bekerja, untuk menyimpan dan memberi. Segala berkat datang dari Tuhan. Tuhan adalah kekuatan dan sumber kesuksesan usaha kami. Mendermakan dana untuk sesama adalah keharusan yang diajarkan ayah kepada kami sekeluarga.”

Prinsip keuangan yang dilakukan dan diajarkan John D. Rockefeller kepada keluarganya membuat Tuhan tidak dapat menahan berkat-berkatnya atas keluarga ini. Semakin banyak John D. Rockefeller mendermakan harta kekayaannya, semakin Tuhan menambahkan berkat-berkat dalam usaha dan pekerjaannya.

Demikian juga seharusnya dengan kita semua. Setiap berkat yang Tuhan percayakan kepada kita, ada bagian tertentu yang Tuhan ingin kita salurkan kepada yang lain. Semakin kita bisa mengelola berkat-Nya dengan baik, dan menyalurkan berkat itu kepada orang-orang di sekitar kita, semakin Tuhan akan menambahkan berkat-Nya dalam hidup kita. Kesediaan kita dalam berbagi berkat, menentukan kapasitas berkat yang akan Tuhan berikan lagi dalam hidup kita. Mari kita belajar menjadi alat yang baik di tangan-Nya. Jadilah saluran berkat yang baik dan Tuhan akan percayakan berkat yang lebih baik lagi. Amin.

RENUNGAN

Besarnya KESEDIAAN KITA DIPAKAI TUHAN untuk bermurah hati, menentukan KAPASITAS BERKAT TUHAN yang mengalir dalam hidup kita

APLIKASI

  1. Bagaimanakah Anda menyikapi berkat yang Tuhan berikan selama ini?
  2. Menurut Anda, mengapa kita harus bermurah hati?
  3. Apa langkah yang dapat Anda ambil untuk mulai membagikan berkat yang Tuhan percayakan kepada Anda?

DOA UNTUK HARI INI

“Terima kasih, Tuhan, untuk berkat yang selama ini Engkau berikan. Ajarkan kami untuk melihat setiap berkat dalam hidup kami sebagai suatu kepercayaan yang Engkau berikan kepada kami. Agar kami pun dapat belajar bermurah hati dan membagikannya kepada orang lain.
Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

BACAAN ALKITAB SETAHUN

1 Samuel 25-27